Info Kesehatan

Sederet Hal yang terjadi pada Tubuh Saat Terlalu Membatasi Garam: Stroke hingga Gagal Jantung

Namun, meskipun terlalu banyak natrium menyebabkan masalah, asupan natrium yang terlalu sedikit bisa sama buruknya.

Sederet Hal yang terjadi pada Tubuh Saat Terlalu Membatasi Garam: Stroke hingga Gagal Jantung
Depherba
Ilustrasi Garam. 

4. Diet rendah natrium dapat meningkatkan kolesterol dan trigliserida LDL

Banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, termasuk peningkatan kolesterol LDL dan trigliserida.

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa diet rendah sodium dapat meningkatkan kolesterol LDL dan kadar trigliserida.

Dalam sebuah studi review tahun 2003 tentang orang sehat, diet rendah sodium menyebabkan 4,6% peningkatan kolesterol LDL dan 5,9% peningkatan trigliserida.

Ulasan yang lebih baru melaporkan peningkatan 2,5% dalam kolesterol dan peningkatan 7% dalam trigliserida.

Terlebih lagi, studi-studi ini menemukan bahwa pembatasan garam hanya menyebabkan penurunan kecil pada tekanan darah rata-rata, dengan efek yang sedikit lebih kuat pada orang-orang dengan tekanan darah tinggi.

5. Peningkatan risiko kematian bagi penderita diabetes

Penderita diabetes memiliki peningkatan risiko serangan jantung dan stroke.

Oleh karena itu, banyak pedoman untuk penderita diabetes merekomendasikan membatasi asupan garam.

Namun, beberapa penelitian telah menemukan hubungan antara asupan natrium rendah dan peningkatan risiko kematian untuk diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Tetapi ini adalah studi observasional, dan hasilnya harus ditafsirkan dengan hati-hati.

6. Risiko tinggi hiponatremia

Hiponatremia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan kadar natrium yang rendah dalam darah.

Gejalanya mirip dengan yang disebabkan oleh dehidrasi, dan dalam kasus yang parah otak dapat membengkak dan menyebabkan sakit kepala, kejang, koma dan bahkan kematian.

Populasi tertentu, seperti orang dewasa yang lebih tua, memiliki risiko lebih tinggi mengalami hiponatremia.

Itu karena orang dewasa yang lebih tua lebih cenderung memiliki penyakit atau minum obat yang dapat mengurangi kadar natrium dalam darah.

Atlet, terutama mereka yang berpartisipasi dalam acara ketahanan jarak jauh, juga berisiko tinggi terkena hiponatremia terkait olahraga.

Dalam kasus mereka, itu biasanya disebabkan oleh minum terlalu banyak air dan gagal menggantikan natrium yang hilang melalui keringat.

Lalu, berapa jumlah natrium yang disarankan untuk dikonsumsi per harinya?

Asupan 3000-5000 miligram per hari telah disarankan sebagai optimal, yang mirip dengan apa yang rata-rata orang sudah makan, atau 3371 mg per hari.

Jumlah ini sama dengan 7,5-12,5 gram garam meja per hari, atau 1,5-2,5 sendok teh per hari.

Namun, beberapa orang mungkin mendapat manfaat dari asupan natrium terbatas, seperti orang-orang dengan tekanan darah tinggi yang sensitif garam. (Amelia Putri/Nakita)

Artikel ini pernah tayang di Nakita.id dengan judul "6 Hal yang Terjadi pada Tubuh Jika Terlalu Membatasi Jumlah Garam."

Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved