Lion Air JT610 Jatuh

RS Polri Kembali Identifikasi 26 Body Part Penumpang Lion Air PK-LQP

Selanjutnya, ke-26 jenazah ini akan langsung diserahkan kepada pihak Lion Air yang nantinya akan langsung mengirimkannya kepada pihak keluarga.

RS Polri Kembali Identifikasi 26 Body Part Penumpang Lion Air PK-LQP
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Pol Edy Purnomo saat ditemui TribunJakarta.com di RS Polri Kramat Jati, Kamis (31/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Sebanyak 26 bagian tubuh dari korban pesawat nahas Lion Air dengan nomor registrasi PK-LQP kembali berhasil teridentifikasi.

"Jadi ini sisa jenazah korban Lion Air yang sudah teridentifikasi terlebih dahulu. Ini body part yang dulu terkumpul, lalu kami satukan menjadi satu jenazah yang akan kami serahkan kembali kepada keluarga," ucap Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kombes Pol Edy Purnomo, Kamis (31/1/2019).

Dikatakan Edy, ke-26 body part ini baru teridentifikasi setelah pihak RS Polri menyerahkan jenazah korban Lion Air yang sudah terlebih dahulu teridentifikasi kepada pihak keluarga.

"Kemarin kami mengejar proses identifikasi agar segera bisa diserahkan ke keluarga. Jadi satu atau dua body part ditemukan langsung kami rilis," ujarnya saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Nah tapi pada pemeriksaan berikutnya ternyata teridentifikasi lagi," tambahnya.

Selanjutnya, ke-26 jenazah ini akan langsung diserahkan kepada pihak Lion Air yang nantinya akan langsung mengirimkannya kepada pihak keluarga.

"Nanti pihak Lion Air yang menyerahkan ke keluarga. Jadi keluarga tidak usah ke Jakarta," kata Edy.

Anies Baswedan Bakal Umumkan Tarif Tiket MRT Jakarta di Bulan Februari

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Lion Air dengan nomor registrasi PK-LQP mengalami kecelakaan di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat pada 29 Oktober 2019.

Pesawat tujuan Pangkal Pinang ini sendiri dikatahui membawa 189 orang penumpang di dalamnya.

Dari jumlah tersebut, Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi 125 orang korban yang terdiri dari 89 orang laki-laki dan 36 lainnya perempuan.

Sementara, 64 orang lainnya belum berhasil teridentifikasi.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved