Segel Kotak Suara Pemilu 2019 Dinilai Lebih Buruk Dibanding Pemilu 2014

Dia berharap KPU RI lekas menambah pasokan ke KPU tingkat Kota dan Kabupaten sekaligus memperbaiki kualitas logistik.

Segel Kotak Suara Pemilu 2019 Dinilai Lebih Buruk Dibanding Pemilu 2014
TribunJakarta/Bima Putra
Jajaran KPU Depok saat mengepak logistik di Gudang Logistik KPU Depok, Rabu (30/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIMANGGIS - Kordiv Pengawasan Bawaslu Jawa Barat Zaki Ilmi mengatakan masih kurangnya kualitas segel pada kotak suara Pemilu 2019 yang kini mulai dipasok ke gudang logistik KPU Depok.

Kurangnya kualitas segel, kata Zaki sama seperti yang ditemukan Bawaslu Jabar di Kota Bandung, hal ini dikhawatirkan mengganggu kelancaran Pemilu 2019 di bulan April nanti.

"Di Depok sama seperti di Bandung, yakni dari kualitas segel yang kurang kuat. Sehingga ketika dilepas stikernya itu rentan terjadi sobekan," kata Zaki di Gudang Logistik KPU Depok, Rabu (30/1/2019).

Zaki menyebut kualitas segel pada Pemilu 2014 masih lebih baik dibanding yang saat ini digunakan, pun dibandingkan dengan Pilkada serentak 2018 lalu.

Dia berharap KPU RI lekas menambah pasokan ke KPU tingkat Kota dan Kabupaten sekaligus memperbaiki kualitas logistik.

"Kita berharap ada upaya untuk ditingkatkan kualitasnya, entah dengan mekanisme pengadaan atau lainnya. Kalaupun tidak memungkinkan harus hati-hati sekali karena kondisi segel yang rentan sobek," ujarnya.

Bawaslu Minta KPU Pastikan Kotak Suara Tahan Air dan Tidak Mudah Terbakar

Debat Soal Kotak Suara, Ali Mochtar Ngabalin Marahi Rocky Gerung Soal Optimisme Pemilu: Hati-hati!

Mengenai kerawanan Depok jelang Pemilu 2019, Zaki menilai masih kondusif dan belum ditemukan gejolak yang berpotensi mengganggu.

Saat 13.100 eksemplar Tabloid Indonesia Barokah beredar, Depok jadi kota terakhir di antara seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Jabar.

"Depok sejauh ini masih baik. pengawasan distribusi Tabloid Indonesia Barokah yang sudah beredar dan sudah diserahkan ke Dewan Pers. Di Jabar 13.100, di 22 Kabupaten/Kota. Depok yang terakhir dapat," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved