Serangan Balik Jokowi Dinilai Sebagai Klarifikasi Politik

Analis politik Arif Nurul Iman berkomentar mengenai kampanye calon presiden Joko Widodo. Serangan balik Jokowi dinilai sebagai klarifikasi.

Serangan Balik Jokowi Dinilai Sebagai Klarifikasi Politik
Foto Muchli Jr - Biro Pers Setpres
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengecek bentuk tempe saat mengunjungi pasar di Kota Tangerang, Minggu (4/11/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM- Analis politik Arif Nurul Iman berkomentar mengenai kampanye calon presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Dalam 2 hari kampanye di Jateng dan Jatim, capres Joko Widodo (Jokowi), melempar berbagai sindiran sebagai serangan balik yang terkait dengan pesaingnya, Prabowo Subianto.

“Sindiran Pak Jokowi selama dua hari kampanye ini bisa dibaca sebagai serangan balik sekaligus klarifikasi kepada pesaingnya Pak Prabowo,” kata Analis Politik dan Direktur IndoStrategi Arif Nurul Imam melalui pesan singkat, Minggu (3/1/2019).

Dikatakan Arif, sindiran Indonesia tidak bakal bubar, soal Haiti hingga kasus Ratna Sarumpet merupakan tanggapan sekaligus serangan balik sebagai klarifikasi dan counter isu atas wacana yang di lempar Prabowo.

“Strategi ini memang harus dilakukan karena jika tidak ada klarifikasi, isu tersebut akan dianggap sebagai sebuah kebenaran,” tuturnya.

Meski demikian, lanjut Arif, sahut-menyahut soal isu itu tidak masalah, asal masih memperhatikan etika politik.

Kondisi ini, lanjut dia, juga akan memantik diskursus publik sehingga isu-isu publik akan menjadi perhatian khalayak luas.

“Saya juga berharap perdebatan dan saling menyanggah ini juga bakal terjadi di debat selanjutnya. Tidak seperti debat pertama yang garing, tidak ada benturan gagasan secara keras,” ujarnya.

Padahal, demokrasi yang berkualitas membutuhkan ada gagasan Yang kemudian disuguhkan dihadapan publik.

“Selanjutnya publik akan menilai mana gagasan yang terbaik sehingga bisa menentukan preferensi dalam memilih,” tandasnya.

Halaman
123
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved