Info Kesehatan

Akibat Malas Menggosok Gigi, Berisiko Kena Diabetes Hingga Penyakit Jantung

Dokter gigi dan bakteriolog, Dr Harold Katz mengatakan kerusakan gigi dapat dicegah dengan menyikat gigi dua kali sehari.

Akibat Malas Menggosok Gigi, Berisiko Kena Diabetes Hingga Penyakit Jantung
TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih
Anak-anak sedang menyikat gigi. TRIBUNJAKARTA.COM/ANISA KURNIASIH 

TRIBUNJAKARTA.COM - Cara mudah menjaga gigi dan gusi tetap sehat yaitu dengan rajin menggosok gigi dua kali sehari.

Sebab, gigi dan gusi yang tidak terawat dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan.

Melansir laman express.co.uk, British Dental Health Foundation’s National Smile Month mengungkapkan seperempat orang dewasa belum mengunjungi dokter gigi dalam dua tahun terakhir.

Seperempat tidak menyikat gigi dua kali sehari, dan 27 persen lainnya hanya menemui dokter gigijika ada masalah dengan giginya.

Padahal, ini tidak hanya berdampak pada kesehatan gusi dan rahang saja tetapi berkaitan dengan kesehatan mulut yang buruk serta kondisi serius seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, hingga pneumonia.

Lantas, bagaimana cara merawat gigi selain dengan rutin menggosok gigi?

Gigi menjadi bermasalah ketika plak dan karang gigi yang mengandung bakteri mulai rusak, asam diproduksi yang kemudian menghancurkan enamel (lapisan keras di bagian luar gigi).

Sehingga menyebabkan rongga dan lubang di gigi bahkan dapat mengakibatkan infeksi, abses, dan kehilangan gigi.

Menurut Catherine Rutland, penasihat gigi senior di Denplan, cara untuk mencegahnya adalah dengan diet.

"Setiap kali kita makan atau minum sesuatu yang manis, bakteri di mulut menghasilkan asam yang menyerang gigi," katanya.

Halaman
123
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved