Pilpres 2019

Ucapan Propaganda Rusia Tuai Polemik: Jokowi Dinilai Termakan Informasi Sesat dan Respon Sandiaga

Pernyataan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo yang menyebut adanya tim sukses memakai gaya politik “propaganda Rusia” menimbulkan polemik.

Ucapan Propaganda Rusia Tuai Polemik: Jokowi Dinilai Termakan Informasi Sesat dan Respon Sandiaga
ISTIMEWA/Dokumentasi tim pemenangan Jokowi-Maruf Amin
Presiden Joko Widodo keluar dari dalam mobilnya, dan menyapa massa pendukungnya di kawasan Komisi Pemilihan Umum, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). 

"Jangan sampai karena takut kalah, lalu negara kita jelek, karena menyere-nyeret negara lain, mencari kambing hitam," pungkasnya.

Respon Sandiaga Uno

Sandiaga Uno saat dijumpai di Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa, (22/1/2019)
Sandiaga Uno saat dijumpai di Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa, (22/1/2019) (TribunJakarta/Yusuf Bachtiar)

Calon Wakil Presiden nomor ururt 02, Sandiaga Uno enggan berkomentar banyak mengenai tudingan kubu Jokowi-Ma'ruf bahwa pihak Prabowo-Sandi ingin membenturkan Indonesia dengan Rusia.

Sandiaga enggan menanggapi tudingan terebut karena akan menambah kegaduhan.

"Saya tidak ingin menambah kegaduhan ini, bagi kami pernyataan presiden itu sudah disampaikan. Kita tidak ingin tanggapi," katanya di Kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Selasa, (5/1/2019).

Menurut Sandiaga, sekarang ini lebih baik fokus pada masalah ekonomi. Merancang solusi terhadap sejumlah masalah ekonomi yang terjadi pada masa pemerintahan Jokowi-Maruf.

"Kita ingin fokus pada propaganda ekonomi. Kita ingin bahwa ekonomi menjadi fokus utama pilar utama dari Pilpres ini," katanya.

Sandi mengaku ingin menghadirkan referenum ekonomi bila terpilih pada Pemilu Presiden nanti. Salah satunya yakni menggenjot perekonomian dengan memperluas lapangan kerja.

"Biaya hidup tetap terus stabil tidak membenani dan yang terpenting juga adalah bagaimana pemerintah hadir secara kuat dengan tegas membela rakyat, berjuang dengan rakyat," pungkasnya.

Dinilai Merujuk Fakta Sejarah

Seskab Andi Wijayanto, berikan keterangan kepada wartawan di kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/3/2015).
Seskab Andi Wijayanto, berikan keterangan kepada wartawan di kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/3/2015). (Tribunnews.com/Andri Malau)
Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved