Warga di Koja Tangkap 2 Ular Sanca 3 Meter, karena Senang Saksikan Tayangan di Televisi

Di kala banjir surut, Koko dan dua rekannya berusaha menangkap dua ular sanca yang muncul di permukiman mereka.

Warga di Koja Tangkap 2 Ular Sanca 3 Meter, karena Senang Saksikan Tayangan di Televisi
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Ilustrasi tangkap ular di Koja, Jakarta Utara, Rabu (30/1/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Lantaran sering melihat tayangan penangkap ular, Koko Pribumi (23) dapat menaklukan dua ular sanca yang muncul di permukirman tempat ia tinggal.

Koko senang menyaksikan tayangan tentang penangkap ular melalui televisi atau dunia maya..na menangkap ular.

"Saya juga sering nonton bagaimana menangkap ular, jadi saya sedikit-sedikit tahu," kata Koko setelah menangkap dua ular sanca yang muncul di Jalan Lorong Z Timur, RT 01 RW 03 Koja, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Dua ekor ular sanca ditemukan warga di Jalan Lorong Z Timur dengan ukuran 2 sampai 3 meter itu seusai banjir melanda kawasan tersebut.

"Itu ular muncul setelah banjir merendam permukiman warga. Banjir kan, nggak kuat di air, terus ke darat, dia jadi keluar dari sarangnya," kata Koko.

Dua Sopir Truk Diringkus BNN Bawa Sabu 11 Kg di Pelabuhan Banten

Pada saat melakukan penangkapan, Koko bersama tiga warga lainnya sempat kesulitan karena kedua ular tersebut sempat mengamuk. Namun setelah mengatur strategi, Koko bersama warga lainnya berhasil menaklukkan ular itu.

"Menggunakan alat, pakai bambu gitu, ditahan kepalanya, terus badannya langsung kami tangkap," kata Koko.

Dalam 10 hari terakhir, kemunculan ular sanca di Jakarta dan sekitarnya. Penemuan ular itu setelah terjadi genangan atau banjir.

Pria Meninggal Setelah Makan Durian dan Minum Kopi, Ini yang Dilarang Keras Konsumsi Durian

Seperti ular sanca dievakuasi dari sebuah empang di Pulau Lancang RT 03 RW 03 tepatnya di samping Kantor Kelurahan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu, pada 5 Februari 2019.

Kepala Sektor 8 Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Eko Mahendro mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.20 WIB.

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved