Cegah Pungli, Pemkot Berikan Stiker dan Kartu Bagi Pengendara yang Parkir di Kantor Wali Kota Jakut

Penerapan kartu parkir gratis ini sebagai upaya peningkatan keamanan dan mendukung program saber pungli (sapu bersih pungutan liar).

Cegah Pungli, Pemkot Berikan Stiker dan Kartu Bagi Pengendara yang Parkir di Kantor Wali Kota Jakut
TRIBUNJAKARTA.COM/AFRIYANI GANIS
Area parkir kendaraan roda dua di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Selasa (11/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Pemerintah Kota Jakarta Utara menerapkan kartu parkir dan stiker gratis bagi para pengendara sepeda, baik roda dua maupun empat yang memasuki wilayah Kantor Wali Kota Jakarta Utara.

Penerapan kartu parkir gratis ini sebagai upaya peningkatan keamanan dan mendukung program saber pungli (sapu bersih pungutan liar).

Kepala Bagian Umum dan Protokol Pemkot Jakarta Utara, Dedi Sumardi mengatakan, kartu ini sebagai salah satu dari cara pemerintah kota dalam meningkatkan pelayanan untuk masyarakat.

Sebagai alat kontrol terhadap keluar-masuknya kendaraan di kantor Wali Kota Jakarta Utara.

“Kartu ini diterapkan untuk parkir sepeda motor, baik pegawai maupun tamu,” kata Dedi saat ditemui di kantor Wali Kota Jakarta Utara, Senin (11/2/2019).

Sedangkan untuk stiker, dijelaskannya penerapan hanya dilakukan pada kendaraan roda empat milik Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sementara untuk tamu pengendara roda empat, masih diterapkan kartu seperti pengendara roda dua.

“Memang ini fasilitas pemerintah untuk masyarakat. Ya salah satunya dengan kartu parkir gratis seperti ini untuk mencegah adanya pungli di kantor Walikota Jakarta Utara,” katanya.

Dikabarkan Segera Menikah dengan Syahrini, Mama Ella Bocorkan Motif Reino Barack Dekati Incess

Untuk mekanismenya, diterangkan petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) mencatat nomor polisi dan waktu setiap kendaraan masuk sembari memberikan kartu parkir gratis.

Begitupun saat kendaraan hendak keluar, petugas mengambil kartu parkir gratis dan mencocokkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan kendaraan milik pengendara.

Pengendara tidak akam diperbolehkan keluar dari perparkiran jika tidak mengantongi kartu parkir gratis dan STNK yang dimiliki.

“Kami berharap, dengan adanya kartu parkir gratis ini pemilik kendaraan bisa tenang memarkirkan kendaraannya saat mengurus pelayanan maupun perizinan di sini,” ucapnya.

Penulis: Afriyani Garnis
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved