Dinas LH Kota Bekasi Masih Menyusun Kesimpulan Hasil Uji Coba PLTSa Sumur Batu

"Belum ada kesimpulannya, saya masih susun kesimpulan hasil uji coba kemarin, dari situ nanti kita serahkan ke wali kota,"

Dinas LH Kota Bekasi Masih Menyusun Kesimpulan Hasil Uji Coba PLTSa Sumur Batu
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
TPA Sumur Batu tempat pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah yang dikembangkan Pemkot Bekasi bersama PT NWA. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi, Jumhana Luthfi, mengatakan, pihaknya masih menyusun kesimpulan hasil uji coba Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Sumur Batu. 

"Belum ada kesimpulannya, saya masih susun kesimpulan hasil uji coba kemarin, dari situ nanti kita serahkan ke wali kota," kata Jumhana, Senin, (11/2/2019).

Sebelumnya, Dinas LH pada, 5 sampai 6 Februari 2019 lalu, memerintahkan pengembang PLTSa Sumur Batu, PT Nusa Wijaya Abadi (NWA) agar melakukan uji coba operasional selama satu hari penuh. 

Uji coba itu ditunjukkan guna melihat progres pengembangan PLTSa Sumur Batu yang sejak 2016 kontrak kerja sama dengan PT NWA dilakukan Pemkot Bekasi. 

"Jadi kemarin bukan melihat kendalanya, justru kita kerja sama dengan pihak ketiga (NWA) untuk membuktikan produksi listrik yang dihasilkan," kata Jumhana. 

Adapun kata Jumhana, hasil kesimpulan uji coba yang nantinya akan diserahkan ke Wali Kota Bekasi adalah untuk, memutuskan surat rekomendasi ke Kementerian ESDM. 

Ketika ditanya terkait target opersional PLTSa, Jumhana menegaskan semakin cepat semakin baik. Namun demikian, ia tidak ingin hasil rekomendasi dari Pemkot Bekasi tidak berjalan di luar rencana lantaran, pengembangan PLTSa sudah dituangkan ke dalam Perpres Nomor 35 Tahun 2018. 

Dimana dalam perpres tersebut, hanya ada 12 Kota dan Satu Provinsi di Indonesia yang dimandatkan oleh presdien untuk mengembangkan teknologi pembangkit listrik tenaga sampah yang ramah lingkungan. 

"Makanya kami gak mau main-main, gak mau setengah-setengah, malukan sama pak presiden kalau cuma ecek-ecek, trus gak jalan kan bahaya," tegas dia. 

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved