Pilpres 2019

Kaitkan Pendukung Die Hard dan Pemimpin Gak Mampu, Sudjiwo Tedjo Singgung Keuntungan di Baliknya

Cuitan budayawan Sudjiwo Tedjo terkait Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden acap menuai banyak tanggapan. Terbaru menyoal pemimpin dan jagoannya.

Kaitkan Pendukung Die Hard dan Pemimpin Gak Mampu, Sudjiwo Tedjo Singgung Keuntungan di Baliknya
Tangkapan Layar Kompas TV
Debat pilpres 2019 perdana di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Cuitan budayawan Sudjiwo Tedjo terkait Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden acap menuai banyak tanggapan.

Presiden Jancukers dalam cuitan terbaru menyindir pendukung capres dan cawapres yang mati-matian padahal jagoannya tak mampu memimpin di Pilpres 2019.

Sebelumnya, Minggu (10/2/2019), Sudjiwo Tedjo mempertanyakan alasan penyebaran video settingan kedekatan capres-cawapres dengan rakyat.

Sudjiwo Tedjo tak menyebut siapa yang dimaksud, namun beberapa hari belakangan soal video settingan yang sempat viral ada dua.

Persib Bandung Vs Arema FC di Babak 16 Besar Piala Indonesia: Keunggulan dan Kelemahan Kedua Tim

16 Tahun Kenal Nagita Slavina Sampai Menikahinya, Raffi Ahmad Bocorkan Sifat Sang Istri

Billy Syahputra Sebut Raffi Ahmad Galau, Terungkap Ramalan Rumah Tangganya dengan Nagita Slavina

Sang Istri Berharap Presenter Mandala Shoji Jadi Hafiz, Kasih Tahu Anak-anak Ayahnya Sedang Nyantri

Temani Mak Vera Berjudi Chand Kelvin Sampai Tidur di Toilet, Tarra Budiman Kasih Pengakuan Lain

Pertama soal seorang perempuan yang histeris bertemu cawapres Sandiaga dan video kedua, soal Jokowi yang diarahkan seseorang saat pengambilan gambar.

Tak ada sama sekali pembahasan soal siapa yang dimaksud dalam cuitannya tersebut, tapi Sudjiwo Tedjo menyamakan video setingan dengan iklan sampo.

"Buat apa ya nyebarin video-belakang-layar tentang settingan kedekatan capres/cawapres dengan rakyat yang histeris nangis-nangis dll?" tulis Sudjiwo Tedjo dikutip TribunJakarta.com dari media sosial, Twitter, pada Minggu (10/2/2019).

Menurut dia, tahu atau tidaknya masyarakat terhadap sebuah rekaan yang diciptakan capres-cawapres tak berpengaruh sama sekali.

"Rakyat tahu/nggak bahwa itu settingan, gak ngaruh," tulis Sudjiwo Tedjo.

Sudjiwo Tedjo menyamakan hal tersebut dengan model yang ada di iklan sampo.

Halaman
123
Penulis: yogi gustaman
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved