Pemkot Depok Ungkap Alasan Dana Revitalisasi Situ Pladen Capai Rp 15,6 Miliar

Meski luasnya hanya 1 hektare, anggaran revitalisasi Situ Pladen di Kecamatan Beji mencapai Rp 15,6 miliar.

Pemkot Depok Ungkap Alasan Dana Revitalisasi Situ Pladen Capai Rp 15,6 Miliar
TribunJakarta.com/Bima Putra
Tumpukan sampah di Situ Pladen, Beji, Depok, Minggu (3/2/2019). T 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Meski luasnya hanya 1 hektare, anggaran revitalisasi Situ Pladen di Kecamatan Beji mencapai Rp 15,6 miliar.

Anggaran tersebut lebih besar dari dana revitalisasi Situ Rawa Besar di Kecamatan Pancoran Mas yang luasnya 17 hektare, yakni Rp 10,4 miliar.

Dana tersebut merupakan pagu anggaran yang diminta Pemkot Depok dari Pemprov DKI Jakartan di tahun 2019 dan diperkirakan bakal dapat persetujuan pada bulan Mei 2019 mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manto Djorghi mengatakan perbedaan anggaran karena revitalisasi Situ Rawa Besar tak sepenuhnya menggunakan dana hibah DKI.

Selain menggunakan APBD Depok, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim), dan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Depok turut meringankan anggaran penataan Situ Rawa Besar.

"Di Situ Rawa Besar kita anggarkan dari APBD, tahun ini hampir Rp 2,5 miliar. Kemudian dari OPD lain pun ada juga penanganan, baik DLHK Disrumkim, Disporyata. Sedangkan Situ Pladen tidak ada," kata Manto di Balaikota Depok, Senin (11/2/2019).

Terkait revitalisasi yang setidaknya bakal dilakukan di pertengahan tahun ini, Manto menuturkan perlu ada penataan inlate dan outlet Situ Pladen agar jadi tempat resapan air.

Penataan guna mengurangi banjir di Jalan Arif Rahman Hakim saat diguyur hujan deras dan debit volume air yang dikirim ke DKI sebagai pemberi dana hibah.

"Inlatenya pun harus kita perbaiki, harus kita perlebar. Outlate juga harus kita perbaiki biar lancar juga ke hilirnya, sehingga Situ Pladen lebih kondusif lagi dalam penanganan masalah air dan banjir," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved