Perbaikan Jembatan Kuning Depok Terkendala Akses Masuk Alat Berat

Manto menuturkan kondisi akses jalan sekarang beda saat jembatan yang beken disebut Jembatan Kuning itu dibangun tahun 1998 lalu.

Perbaikan Jembatan Kuning Depok Terkendala Akses Masuk Alat Berat
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Pengendara sepeda motor melintas di Jembatan Kuning, Cilodong, Depok, Minggu (20/1/2019).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Perbaikan jembatan gantung yang menghubungkan Kelurahan Kalimulya, Cilodong dengan Kelurahan Ratujaya, Cipayung gagal dilakukan karena akses jalan yang tak memungkinkan dilalui alat berat.

Sulitnya akses alat berat menuju jembatan itu juga disebut Kepala Dinas PUPR Kota Depok Manto Djorghi jadi sebab Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) bingung saat ingin membangun ulang jembatan.

"Sekarang jalan sudah kecil, alat mau masuk susah. Itu yang jadi pertimbangan, termasuk dari Kementerian PUPR juga. Memungkinkan enggak, karena di satu sisi harus ada space lahan. Sedangkan di sana belum ada," kata Manto di Balaikota Depok, Senin (11/2/2019).

Manto menuturkan kondisi akses jalan sekarang beda saat jembatan yang beken disebut Jembatan Kuning itu dibangun tahun 1998 lalu.

Pengendara sepeda motor melintas di Jembatan Kuning, Cilodong, Depok, Minggu (20/1/2019). 
Pengendara sepeda motor melintas di Jembatan Kuning, Cilodong, Depok, Minggu (20/1/2019).  (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Meski gagal lelang karena tak mendapat kontraktor dan konsultan, kegiatan yang hendak dilakukan tahun lalu hanya sebatas renovasi bukan pembangunan ulang.

Dengan anggaran sekitar Rp 750, perbaikan hanya mencakup penggantian sling, lantai, dan memperkuat tali penahan jembatan yang kini kondisinya memperinatinkan.

"Mungkin ketika orang dulu bangun jembatan rumah orang kan enggak terlalu mepet, dulu ya. Kemarin itu sifatnya rehab, bukan bongkar. Anggaran kemarin itu rehab, bukan ganti baru," ujarnya.

Untuk memperbaiki jembatan yang menurut penuturan warga tak pernah tersentuh perhatian pemerintah, anggaran yang diperlukan setidaknya Rp 3 miliar.

Namun kepastian pembangunan jembatan gantung yang paling panjang di Depok itu harus menanti P2JN yang menurut Manto menyatakan jembatan masih layak pakai.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved