Sebanyak 161 Usulan Musrenbang Dibahas di Kelurahan Pademangan Timur

Dari jumlah tersebut, 132 usulan di antaranya berupa usulan fisik dan 29 lainnya berupa usulan nonfisik.

Sebanyak 161 Usulan Musrenbang Dibahas di Kelurahan Pademangan Timur
TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Suasana Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kelurahan Pademangan Timur, Jakarta Utara, Senin (11/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis 

TRIBUNJAKARTA.COM,  PADEMANGAN - Sebanyak 161 usulan hasil musyawarah rencana pembangunan ( Musrenbang) 2019 tingkat Rukun Warga (RW) dibahas dalam Musrenbang tingkat Kelurahan Pademangan Timur.

Dari jumlah tersebut, 132 usulan di antaranya berupa usulan fisik dan 29 lainnya berupa usulan nonfisik.

Lurah Pademangan Timur, Christina Trinita mengatakan, 161 usulan tersebut memiliki nilai anggaran usulan sekitar Rp 50,8 miliar. 90 persen usulan akan diteruskan pada pembahasan Musrenbang tingkat kecamatan.

"Saya sampaikan di sini bahwa untuk tahun 2019 kami mempunyai 161 usulan hasil Musrenbang tingkat RW (rukun warga). Yang terdiri dari 132 usulan fisik dan 29 usulan non fisik. Hasil pembahasan 90 persen usulan musrenbang ini akan kita teruskan di musrenbang tingkat kecamatan," kata Christina, saat ditemui di Kantor Kelurahan Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (11/2/2019).

Disebutkannya, prioritas usulan fisik di antaranya betonisasi sejumlah jalan lingkungan, pembangunan sheet pile di RW 03 dan RW 04 serta di bataran Kali Mati.

Pembangunan ini bertujuan sebagai antisipasi genangan yang berada di wilayah Pademangan Timur.

Sedangkan usulan non fisik yang kami bahas seperti pengadaan alat kesenian hadroh, alat peraga edukasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta pelatihan penanganan bencana kebakaran.

"Saya memberikan arahan kepada para pengurus RW, LMK, pendamping rembuk RW dan masyarakat agar lebih mengutamakan kegiatan pemberdayaan masyarakat," katanya.

Dibandingkan tahun lalu, usulan yang masuk dalam Musrenbang tingkat kelurahan Pademangan Timur tahun ini terhitung lebih sedikit.

Artinya, terdapat peningkatan perbaikan atau penataan lingkungan.

"Usulan berupa fisik, terutama pada Suku Dinas Bina Marga dan Suku Dinas Tata Air berkurang sekitar 8 persen di tahun 2019," jelasnya.

Penulis: Afriyani Garnis
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved