Warga Sebut Alih Fungsi Lahan Jadi Penyebab Banjir di Kampung Rambutan

Pasalnya, area yang dulunya merupakan persawahan kini telah dialih fungsikan menjadi permukiman warga

Warga Sebut Alih Fungsi Lahan Jadi Penyebab Banjir di Kampung Rambutan
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Banjir setinggi 50 sentimeter rendam ratusan rumah di Kampung Rambutan, Senin (11/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Warga menyebut alih fungsi lahan menjadi penyebab banjir yang kerap terjadi di Jalan Hadidji, RT 12/02, Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.

Pasalnya, area yang dulunya merupakan persawahan kini telah dialih fungsikan menjadi permukiman warga.

"Dulu di sekitar sini banyak sawah untuk resapan air, tapi sekarang sudah enggak ada. Jadi komplek warga," ucap Abian Syam (22), warga sekitar, Senin (11/2/2019).

"Sejak saat itu kalau banjir selalu tinggi," tambahnya.

Dikatakan Abian, dulunya sempat ada wacana Pemprov DKI Jakarta akan membangun waduk di lahan Departemen Sosial.

Namun, rencana tersebut hingga kini belum juga terealisasikan.

"Pas zaman Pak Ahok sempat ada wacana mau dibangun waduk di dekat sini. Tapi enggak tahu kenapa sampai sekarang enggak ada kabarnya," ujar saat ditemui TribunJakarta.com di kediamannya.

Ia menambah, wilayah di sekitar rumahnya memang minim saluran air sehingga saat aliran Kali Cipinang meluap akibat hujan deras, pemukiman warga pasti terendam.

"Saya berharap sih ada solusinya,  jalanan di depan rumah sudah ditinggikan 30 sentimeter, tapi tetap saja masih banjir. Untung rumah saya sudah ditinggikan, kalau tidak pasti lebih parah," kata Abian.

Banjir Setinggi 50 Sentimeter Rendam Ratusan Rumah di Kampung Rambutan

Aksi Tawuran Remaja di Bekasi Dipicu Saling Tantang di Media Sosial, Polisi Gencarkan Patroli Cyber

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, hingga pukul 22.15 WIB, air masih menggenai pemukiman warga di wilayah tersebut.

Tak hanya itu, aliran air banjir pun nampak cukup deras sehingga sangat membahayakan warga sekitar yang hendak keluar dari rumah.

Ketinggian air terpantau masih cukup tinggi, yaitu sekira 50 sentimeter atau sepinggang orang dewasa.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved