Gemar Lihat Pemandangan dari Ketinggian Jadi Alasan Eko Panjat Tower RRI

Eko mengaku tak takut berada di ketinggian karena gemar berada di ketinggian sembari melihat pemandangan.

Gemar Lihat Pemandangan dari Ketinggian Jadi Alasan Eko Panjat Tower RRI
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Eko Tedi Prasetyo (21) di Mapolsek Sukmajaya, Selasa (12/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Eko Tedi Prasetyo (21) rupanya tak takut meski berada di ketinggian sekitar 30 meter saat memanjat tower RRI di Kelurahan Cisalak, Sukmajaya, pada Selasa (12/2/2019) sekira pukul 16.00 WIB.

Eko yang baru pertama berkunjung ke Kota Depok ini mengaku tak takut berada di ketinggian karena gemar berada di ketinggian sembari melihat pemandangan.

"Dari pas di kampung sudah biasa melihat pemandangan dari tempat tinggi. Tadi naik ke tower juga karena senang saja melihat pemandangan dari atas," kata Eko di Mapolsek Sukmajaya, Depok, Selasa (12/2/2019).

Aktivitas nekat yang sudah dilakoni Eko sejak di kampung halamannya Wonosari, Jawa Tengah itu dibawa hingga bermukim di Cilincing, Jakarta Utara.

Saat tinggal di Rusun Cilincing, sudah beberapa kali dia menjajal gedung tinggi di Jakarta guna menyalurkan hobinya.

"Kalau di Jakarta sering naik rusun, Monas dan gedung tinggi lainya. Saya baru pertama ke Depok, tinggal sama paman, bantu servis AC," ujarnya.

Ketika polisi memintanya turun dari tower RRI karena diduga hendak bunuh diri, Eko mengaku takut aksinya dapat membuat berurusan dengan polisi.

Bila tak diminta personel Polsek Sukmajaya turun, Eko mengaku hendak bertengger di tower RRI hingga malam sembari menikmati terpaan angin.

Dia mengaku salah karena masuk ke lahan RRI tempat Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dibangun dengan cara memanjat pagar.

"Kalau enggak ada polisi mau sampai malam, tapi karena ada polisi jadinya saya turun. Pas di atas tadi biasa saja, saya baru dua minggu di Depok. Jadi mau lihat pemandangan dari atas," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved