Mantan Prajurit Anak di Konflik Maluku 1999 Bahas Kondisi Indonesia di Tahun Politik: Sangat Ngeri

Mantan prajurit anak di konflik Maluku pada tahun 1999, Iskandar dan Ronald mengomentari kondisi masyakarat Indonesia di tahun politik.

Mantan Prajurit Anak di Konflik Maluku 1999 Bahas Kondisi Indonesia di Tahun Politik: Sangat Ngeri
TRIBUNJAKARTA.COM/ RR DEWI KARTIKA H
Mantan prajurit anak di Konflik Maluku 1999, Iskandar dan Renold di Get Inspired BBC Indonesia di Universitas Negeri Padang, Selasa (12/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rr Dewi Kartika H

TRIBUNJAKARTA.COM - Mantan prajurit anak di konflik Maluku pada tahun 1999, Iskandar dan Ronald mengomentari kondisi masyakarat Indonesia di tahun politik.

Hal tersebut dituturkan Iskandar dan Ronald kepada TribunJakarta.com saat hendak menjadi narasumber di acara Get Inspired yang diadakan BBC Indonesia, di Universitas Negeri Padang, pada Selasa (12/1/2019).

Dikutip TribunJakarta.com dari BBC Indonesia Iskandar dan Ronald selama bertahun-tahun pernah terlibat langsung di tengah konflik berdarah pada Januari 1999.

Dua pemuda yang saat itu masih di bawah umur, berada di garis depan, dalam aksi saling serang dan saling bunuh atas nama komunitas Muslim dan Kristen. Mereka termasuk dari ratusan tentara anak yang saat itu terlibat dalam konflik.

Sejak bertemu dalam salah satu acara perdamaian pada 2006 dan saling menumpahkan pengalaman dan perasaan, keduanya bersahabat dan kini aktif menjaga dan menebarkan perdamaian ke seleruh Indonesia.

20 tahun setelah konflik perih tersebut, kepada TribunJakarta Iskandar dan Ronald membeberkan komentarnya terkait kondisi masyarakat Indonesia kini di tengah tahun politik

Awalnya Iskandar menceritakan soal kehidupan masyarakat di Maluku kini.

Walau konflik berdarah itu telah lama berlalu, menurut Iskandar di Maluku hanya beberapa saja perumahan-perumahan warga yang sudah membaur antara warga Islam dan Kristen.

"Di perumahan polisi, bahkan ada beberapa tempat yang dulu benar-benar pisah (kini sudah membaur re), kalo di luar dari lokasi-lokasi udah engga bisa," kata Iskandar.

Halaman
1234
Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved