Mini Market di Ciputat Kebobolan Rp 50 Juta, Kapolres Ingatkan Pasang CCTV

Pasalnya, mini market yang identik dengan ikon lebahnya itu closed circuit television (CCTV)-nya tidak aktif alias mati.

Mini Market di Ciputat Kebobolan Rp 50 Juta, Kapolres Ingatkan Pasang CCTV
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Mini market di Jalan Ki Hajar Dewantara, dekat kantor kelurahan Ciputat, kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu dini hari (9/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Bobolnya mini market di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) dan harus kehilangan uang hingga Rp 50 juta, menjadi pelajaran penting para pelaku wirausaha mini market.

Pasalnya, mini market yang identik dengan ikon lebahnya itu closed circuit television (CCTV)-nya tidak aktif alias mati.

Hal itu membuat polisi harus kerja lebih keras untuk mengidentifikasi dan menemukan rampok yang diperkirakan berjumlah enam orang itu.

Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Ferdy Irawan, menyayangkan hal itu bisa terjadi, apa lagi mini market tersebut beroperasi 24 jam.

Ferdy mengatakan, pihaknya sudah sering kali mengingatkan soal CCTV demi keamanan, terutama di malam hari.

Tidak hanya bagi mini market yang berada di Jalan Ki Hajar Dewantara, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) itu, melainkan seluruh mini market yang ada.

"Sudah bulak-balik kita imbau, kalau bisa seluruh mini market yang ada, yang buka sampai larut malam, atau kalau bisa secara keseluruhan, itu memasang CCTV," ujar Ferdy.

Rampok Gasak Puluhan Juta dari Mini Market di Tangerang Selatan, Pegawai Dikeroyok

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Mini Market di Kramat Jati Terbakar

Jajan di Mini Market Bareng Koneng, Gempita Beri Tanggapan Cerdas Saat Lihat Sopirnya Beli Rokok

Ia menegaskan kembali bahwa rekaman CCTV bisa membantu pihak kepolisian dalam mengidentifikasi kondisi mini market yang kerampokan.

"Supaya bisa membantu petugas kepolisan apa bila ada sesuatu kejadian," tegasnya.

Ferdy juga menjelaskan, saat ini kasus perampokan masih dalam penyidikan.

"Masih kita lidik, doakan saja," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved