Usai Pesta Miras, 2 Remaja Rudapaksa Anak di Bawah Umur

"Iya habis pesta miras kira-kira," ujsr Kapolres saat gelar rilis kasus cabul tersebut di Mapolres Tangsel,

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Kasus rudapaksa anak bawah umur di Pagedangan, Kabupaten Tangerang, mendapatkan keterangan baru setelah dua tersangka berhasil ditahan dan diinterogasi.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, tersangka dalam kasus tersebut adalah Suhro Wardi (30) asal Pagedangan dan Saepul (24) asal Legok. Sedangkan korban berinisial MH (17).

Pemerkosaan tersebut di bilangan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (25/1/2019) lalu.

Sebelumnya diberitakan, setelah nongkrong bersama dua temannya, MH dijemput Suhro dan Saipul mengenakan sepeda motor, lalu berhenti di tempat sepi dan dirudapaksa.

Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, mengungkapkan, saat kejadian tersebut, dua tersangka dan korban habis pesta minuman keras (miras).

"Iya habis pesta miras kira-kira," ujar Kapolres saat gelar rilis kasus cabul tersebut di Mapolres Tangsel, Selasa (12/2/2019).

Ferdy menjelaskan, niat menggagahi korban muncul karena pelaku dalam keadaan tinggi atau terpengaruh minuman keras.

Sebelum Beraksi, Pelaku Rudapaksa Wanita 17 Tahun di Pagedangan Pesta Miras

Janjikan Pekerjaan, Fotografer Rudapaksa Modelnya di Hotel

Selain itu, kondisi korban yang dibonceng diapit tiga, menambah besar niat kedua tersangka untuk melancarkan laku bejat ke temannya sendiri.

Sehingga ketika membonceng korban diapit bonceng tiga, di situlah niatnya muncul untuk melakukan pemerkosaan terhadap korban," ujarnya.

"Tersangka dijerat pasal 81 Undang-Undang 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 23 tahin 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara 15 tahun," tutupnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved