Langkah Maju Polri Pecat 13 Akpol Penganiaya Yunior Hingga Tewas, Ada Anak Kombes dan Jenderal

Langkah Lemdikpol Polri memecat 13 taruna Akpol terlibat penganiayaan taruna Muhammad Adam hingga tewas sebagai langkah maju. Benarkah sempat alot?

Langkah Maju Polri Pecat 13 Akpol Penganiaya Yunior Hingga Tewas, Ada Anak Kombes dan Jenderal
istockphoto.com
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sejak menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri, Komjen Arief Sulistyanto langsung menggebrak.

Ia memberikan kepastian hukum bagi 13 taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang terkatung-katung selama dua tahun terakhir.

Mereka terlibat dalam kasus tewasnya taruna tingkat II Muhammad Adam pada 18 Mei 2017 silam.

Arief mendorong digelarnya secara tertutup sidang Dewan Akademik Akpol pada Senin (11/2/2019) dari pukul 13.00 WIB hingga pukul 23.30 WIB.

Sidang dipimpin oleh Gubernur Akpol Irjen Rycko Amelza Dahniel dan turut dihadiri Arief.

Soal Dugaan Pelecehan Seksual yang Dilakukan Marko Simic, Ratu Tisha: PSSI Perlu Turut Campur

Irish Bella Minta Ammar Zoni Hapus Kenangannya dengan Ranty Maria, Giorgino Abraham Bereaksi Ini

Ngaku Duda Terhormat Kriss Hatta Gombali Ayu Ting Ting, Singgung Raffi Ahmad

Blak-blakan YouTuber Atta Halilintar Mengungkap Kunci Rezeki, Singgung Datuknya

Hadir pula sejumlah PJU Akpol sebagai anggota tetap termasuk anggota Kehormatan dari Itwasum, Divpropam, Lemdiklat, SSDM Polri, dan seluruh anggota tidak tetap Dewan Akademik atau Wanak.

Sidang memutuskan 13 taruna dikenai sanksi berupa Pemberhentian Dengan Tidak Hornat (PTDH) atau dikeluarkan.

Mereka antara lain adalah MB, GJN, GCM, RLW, JEDP, RAP, IZPR, PDS, AKU, CAEW, RK, EA, dan HA.

Sebenarnya ada 14 orang terjerat dalam kasus ini.

Tetapi CAS, pelaku utama, telah dikeluarkan pada sidang Wanak yang digelar pada Juli 2018 silam.

Halaman
1234
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved