Pasang Listrik Secara Ilegal, 2 Instalasi Listrik di Cengkareng Diputus Petugas

kata Masud, berisiko terhadap terjadinya kebakaran lantaran aliran listrik yang tidak terpasang sesuai standar

Pasang Listrik Secara Ilegal, 2 Instalasi Listrik di Cengkareng Diputus Petugas
dok: Sudin Kominfotik Jakarta Barat
Petugas PLN saat memutus instalasi listrik ilegal di kediaman warga di Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu: (13/2/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Dua instalasi listrik di wilayah RT 07/10 Jalan Pulo Harapan Indah, Cengkareng diputus petugas gabungan dari Pemerintah Kota Jakarta Barat bersama PLN saat operasi listrik ilegal dan kabel semrawut hari ini.

Camat Cengkareng Masud Efendi mengatakan, diputusnya dua dari tiga instalasi listrik tersebut lantaran ditemukan terpasang secara ilegal.

Pemilik rumah mencantolkan kabel ke tiang listrik di sekitar.

Hal itu pun, kata Masud, berisiko terhadap terjadinya kebakaran lantaran aliran listrik yang tidak terpasang sesuai standar.

“Dua titik yang nyantol langsung diputus petugas PLN. Yang satu lagi karena ada yang sakit, diberi waktu dua hari untuk mengurus sesuai prosedur," ujar Masud, Rabu (13/2/2019).

"Nanti petugas PLN akan mengecek lagi, kalau belum diurus juga akan diputus. Sedangkan para pemilik rumah yang melanggar di-BAP dan diminta segera mengurus ke PLN,” sambungnya.

Selain mendapati instalasi listrik ilegal, petugas gabungan juga menemukan pelanggaran pemakaian listrik di empat rumah dengan cara mencuri aliran listrik.

Sandiaga Uno: Kita Betul-betul Mendoakan Kesembuhan Ibu Ani

Melihat Perubahan Kali Inlet 3 Pascaditanami Eceng Gondok di Sunter

Pemilik rumah, kata Masud, kemudian di-BAP dan diminta untuk membayar pemakaian listrik sesuai dengan yang tercatat. Bahkan, ditemukan juga pencurian listrik yang sudah dilakukan hingga satu tahun lebih.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan serupa. Serta selalu mengecek kondisi kabel yang dipakai harus layak dan sesuai standar.

“Kami imbau warga jangan nyantol, bahaya. Kabel yang sudah usang jangan dipakai, gunakan kabel standar," jelasnya.

Penulis: Novian Ardiansyah
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved