Petugas Tertibkan Kandang Burung Dara, Bangku Kayu hingga Bendera Ormas di Tanjung Barat

Aparat gabungan Kecamatan Jagakarsa kemudian menertibkan tempat para oknum pelaku pungli yang sebagian besar dimotori oleh sebuah Ormas.

Petugas Tertibkan Kandang Burung Dara, Bangku Kayu hingga Bendera Ormas di Tanjung Barat
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Penertiban tempat para pelaku pungli di sekitar Stasiun Tanjung Barat pada Rabu (13/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Biang keladi tersendatnya lalu lintas di sekitar Stasiun Tanjung Barat, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, disebabkan oleh banyaknya oknum pelaku pungli yang menjaga angkutan umum mengetem di bahu jalan.

Angkutan umum itu mengetem lama hingga menyebabkan kemacetan yang panjang di sekitar stasiun tersebut.

Aparat gabungan Kecamatan Jagakarsa kemudian menertibkan tempat para oknum pelaku pungli yang sebagian besar dimotori oleh sebuah Organisasi Masyarakat ( Ormas).

Pantauan TribunJakarta.com, petugas memasukkan deretan bangku-bangku ke dalam bak truk Satpol PP.

Dedahanan pohon di sekitar halte turut ditebas agar terik matahari membuat para oknum pelaku pungli tidak merasa nyaman dan semena-mena menduduki sekitaran halte.

Selain itu, halte yang tujuannya untuk menurunkan dan menaiki penumpang malahan dibangun sebuah kandang untuk burung dara singgah yang diduga milik pelaku pungli tersebut.

Tak hanya itu, para oknum pelaku pungli kian nyaman di area itu lantaran adanya stop kontak yang terpasang secara ilegal pada atap halte bagian dalam.

Kandang dan stop kontak itu pun diamankan oleh anggota Satpol PP.

Penertiban tempat para pelaku pungli di sekitar Stasiun Tanjung Barat pada Rabu (13/2/2019).
Penertiban tempat para pelaku pungli di sekitar Stasiun Tanjung Barat pada Rabu (13/2/2019). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Sekretaris Camat Jagakarsa, Mundari berharap agar para pelaku oknum pungli berpindah pekerjaannya.

"Timer itu mendingan dia berusaha daripada cuma menerima dan mengatur. Bisa jadi ojek, atau lainnya. Ormas yang disana saya sudah bicara tolong di titik itu untuk steril," katanya kepada TribunJakarta.com pada Rabu (13/2/2019).

Dari penertiban ini, Mundari menuturkan bisa mengurangi kemacetan kendaraan yang menjadi pemandangan buruk setiap hari di sekitar stasiun tersebut.

"Outputnya adalah berkurangnya kepadatan atau kemacetan yang ada. Kalau melanggar kita derek juga," tuturnya.

Foto: Penertiban tempat para pelaku pungli di sekitar Stasiun Tanjung Barat pada Rabu (13/2/2019).

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved