Polisi Ringkus Enam Pengedar Sabu Jaringan Kampung Ambon

"Dari tangan R, kami amankan sebanyak 9 paket kecil seberat 1,97 gram," ujar Khoiri kepada wartawan, Rabu (13/2/2019).

Polisi Ringkus Enam Pengedar Sabu Jaringan Kampung Ambon
ISTIMEWA/Dokumentasi Polsek Cengkareng
Para pengedar narkoba jaringan Kampung Ambon beserta barang bukti ?diamankan Polsek Cengkareng, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Aparat Polsek Cengkareng, Jakarta Barat ‎menangkap enam pengedar sabu jaringan Kampung Ambon.

Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri mengatakan terungkapnya jaringan ini dari tertangkapnya R ‎di dekat Pasar Timbul, Kapuk, Cengkareng pada Rabu (30/1/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.

"Dari tangan R, kami amankan sebanyak 9 paket kecil seberat 1,97 gram," ujar Khoiri kepada wartawan, Rabu (13/2/2019).

Khoiri menuturkan, berdasarkan pengakuan R, barang haram itu didapatnya dari Kampung Ambon, Cengkareng yang merupakan kampung darurat narkoba di wilayah ‎Jakarta Barat.

Berdasarkan keterangan itu, polisi kemudian menangkap seorang pengedar berinisial TP di wilayah Kampung Ambon.

"Dari tangan TP ditemukan 2 paket sabu seberat 0,33 gram yang disimpan di saku celana, dan uang hasil penjualan Rp 200 ribu " kata Khoiri.

‎Setelah menangkap TP, polisi terus melakukan pengembangan hingga menangkap tersangka lainnya berinisial JS alias Ucok pada Rabu (6/2/2019) malam.

"Tersangka JS alias Ucok ini berperan sebagai penyuplai sabu ke TP," ucapnya.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius menambahkan bahwa tiga tersangka lainnya yang diamankan yakni A, DSK dan SB.

Untuk tersangka A diamankan di ‎kawasan Kapuk dengan barang bukti sabu sebanyak 5 paket dengan berat bruto 4,28 gram.

Sedangkan untuk tersangka DSK diamankan di Kampung Ambon dengan barang bukti empat paket kecil berisi sabu seberat 0.90 gram dan uang hasil penjualan sebesar Rp 600 ribu.

"Dan terakhir pada Kamis 7 Februari sekira pukul 23.00 WIB kami mengamankan tersangka SB dengan barang bukti 1 paket sabu seberat 0,24 gram," kata Antonius.

Antonius menambahkan, sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan terhadap jaringan ini.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved