Sebelum Tewas, Sopir Taksi yang Gantung Diri di Mampang Sempat Hubungi Istri

Selain berisi ucapan maaf, korban juga menulis tentang pinjaman hutang online yang diduga kuat menjadi alasan korban nekat mengakhiri hidupnya.

Sebelum Tewas, Sopir Taksi yang Gantung Diri di Mampang Sempat Hubungi Istri
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Kamar kos yang dijadikan Zulfadhli untuk mengakhiri hidupnya menggunakan cara gantung diri, Selasa (12/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, MAMPANG - Zulfadhli (35) sopir taksi ditemukan tewas tergantung di kamar indekos rekannya di Jalan Mampang VII RT 05/06, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Senin (11/2/2019) pagi sekira pukul 09.00 WIB.

Sebelumnya diberitakan, di dekat jenazah korban ditemukan surat wasiat yang berisi ucapan maaf korban kepada keluarganya.

Selain berisi ucapan maaf, korban juga menulis tentang pinjaman hutang online yang diduga kuat menjadi alasan korban nekat mengakhiri hidupnya.

Sebelum nekat mengakhiri hidupnya, ternyata Zulfadhli sempat menghubungi istrinya untuk mencari dirinya.

Hal tersebut, dibeberkan oleh Ngadimin (68) Ketua RT setempat sekaligus pemilik kontrakan tempat korban ditemukan tutup usia.

Jokowi Kaget Harga Tiket Pesawat Mahal: Kubu Prabowo Anggap Lucu dan Respon JK

"Jadi dia sempat hubungi istrinya, kan biasanya hari Sabtu itu korban biasanya pulang ke rumahnya, tapi dia pesan sama istrinya kalau gak pulang cari dia disini di kosan saya," ujar Ngadimin dijumpai TibunJakarta.com, Rabu (13/2/2019).

Oleh sebab itu, istrinya pun datang ke kosan milik Ngadimin di hari ketika korban ditemukan meninggal dunia.

"Istrinya datang, dan jenazahnya pun langsung dibawa pulang ke Parung, Bogor, untuk dimakamkan," ujar Ngadimin.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved