Sehari Jelang Valentine, Pedagang Bunga Mawar Justru Keluhkan Sepinya Pembeli

Padahal pedagang berharap momen valentine menjadi peluangnya untuk mendapatkan keuntungan berkali-kali lipat.

Sehari Jelang Valentine, Pedagang Bunga Mawar Justru Keluhkan Sepinya Pembeli
TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Min (63) pedagang bunga di Pasar Sunter Podomoro, Sunter, Jakarta Utara, Rabu (13/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis 

TRIBUNJAKARTA.COM,  TANJUNG PRIOK - Jelang hari kasih sayang atau valentine besok, Kamis (14/2/2019), pedagang bunga di Pasar Sunter Podomoro, Jakarta Utara keluhkan sepinya pembeli.

Padahal, ia berharap momen valentine menjadi peluangnya untuk mendapatkan keuntungan berkali-kali lipat.

Pedagang itu adalah Min (63). Ia sudah menjajakan bunga mawar selama 18 tahun di lantai 2 pasar tersebut.

Saat ditemui, Min sedang duduk menanti pelanggannya datang di antara bunga-bunga yang dipajang di lapaknya.

Meski menjadi pedagang bunga satu-satunya di pasar tersebut, Min tak merasa diuntungkan.

Karena penjualan bunganya pun tak terpengaruh meskipun besok sudah hari valentine.

"Enggak tahu sekarang mah nih, tahu besok valentinenya sekarang masih sepi. Kalau tahun kemarin mah lebih ramai," kata Min saar ditemui, Rabu (13/2/2019).

Min menyebutkan, jelang valentine biasanya pembeli sudah ramai tiga hari sebelumnya.

Namun sejak kemarin, Min baru menjual 100 batang mawar dan belum satupun bouquet yang dipesan di lapak miliknya.

Halaman
12
Penulis: Afriyani Garnis
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved