Persija Jakarta

Tersingkir dari Liga Champions Asia, Marko Simic Antusias Hadapi Klub Lamanya di Piala AFC 2019

Skuat Ibu Kota tergabung di Grup G Piala AFC 2019 bersama Ceres-Negros (Filipina), Shan United (Myanmar), dan Becamex Binh Duong (Vietnam).

Tersingkir dari Liga Champions Asia, Marko Simic Antusias Hadapi Klub Lamanya di Piala AFC 2019
Media Persija
Penyerang Persija Jakarta Marko Simic pada sesi official training di Stadion McDonald Jones, Newcastle, Australia, Senin (11/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Klub Kebanggan masyarakat Ibu Kota, Persija Jakarta dipastikan harus terlempar dari ajang bergengsi Liga Champions Asia 2019.

Skuat Macan Kemayoran harus takluk di babak kualifikasi kedua Liga Champions Asia dari Newcastle Jets dengan skor 3-1 di Newcastle Stadium, Australia, Selasa (12/2/2019).

Dengan kekalahan ini, Persija Jakarta harus mengubur mimpinya melaju ke fase grup Liga Champions Asia dan akan terlempar ke babak Grup Piala AFC 2019.

Skuat Ibu Kota tergabung di Grup G Piala AFC 2019 bersama Ceres-Negros (Filipina), Shan United (Myanmar), dan Becamex Binh Duong (Vietnam).

Hal ini tentunya akan terasa spesial bagi penyerang Persija, Marko Simic yang akan menghadapi mantan klubnya, Becamex Binh Duong.

Seperti diketahui, Simic pernah memperkuat klub kasta tertinggi di sepak bola Vietnam itu selama satu musim di tahun 2015 lalu.

"Ya saya pernah main di Becamex, tim yang sangat kuat dan besar. Kami juara dan menang piala liga dalam tahun yang sama," kata Simic kepada awak media, Rabu (13/2/2019).

Saat memperkuat Becamex Binh Duong, pemain berpaspor Kroasia itu menilai sebagai salah satu tahun terbaiknya bermain di sepak bola.

Saat itu, Simic berhasil mempersembahkan dua gelar juara yakni Liga Vietnam dan Piala Vietnam 2015.

Gagal Atasi Newcastle Jets, Ivan Kolev Tetap Puji Skuat Persija Jakarta

"Dan itu adalah tahun terbaik dalam sejarah klub itu. Saya pun menjadi pemain Eropa pertama yang menang liga Vietnam. Pencapaian dan pengalaman yang bagus buat saya," ujarnya menambahkan.

Pemain berusia 31 tahun tersebut tak ragu menyebut bahwa bermain untuk Becamex menjadi salah satu momen indah dalam kariernya.

"Saya senang bisa ke sana (lagi). Mereka main di Ho Chi Minh, kota yang sangat menyenangkan. Kehidupannya bagus, orang-orangnya, makanannya, saya senang bisa ke sana lagi," tutur dia.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved