Tertahan di Australia, Marko Simic Harus Ikuti Sidang Dugaan Pelecehan Seksual Sampai Selesai

Pemain berpaspor Kroasia itu masih harus berada di Australia karena tersandung kasus dugaan pelecehan seksual

Tertahan di Australia, Marko Simic Harus Ikuti Sidang Dugaan Pelecehan Seksual Sampai Selesai
Media Persija
Penyerang Persija Jakarta Marko Simic pada sesi official training di Stadion McDonald Jones, Newcastle, Australia, Senin (11/2/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM- Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, terpaksa absen di Piala Presiden 2019 karena masih tertahan di Australia.

Sebenarnya, para pemain Persija Jakarta telah kembali ke Indonesia setelah dikalahkan Newcastle Jets dengan pada babak kualifikasi Liga Champions Asia 2019, Selasa (12/2/2019).

Namun, Marko Simic tidak bisa turut pulang ke Indonesia bersama rekan-rekan satu timnya.

Pemain berpaspor Kroasia itu masih harus berada di Australia karena tersandung kasus dugaan pelecehan seksual. Dia dijadwalkan menjalani sidang kedua atas kasus tersebut pada 9 April 2019.

"Marko Simic tetap tinggal di Australia sampai tanggal 9 April 2019 karena akan menggelar sidang kedua," kata Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, kepada BolaSport.com, Rabu (13/2/2019).

Marko Simic dituduh melecehkan seorang wanita saat berada di pesawat dalam perjalanan dari Bali menuju Australia. Dia terbang ke Australia bersama skuad Persija Jakarta untuk menantang Newcastle Jets.

Marko Simic telah menjalani sidang pertama untuk kasus itu sebelum bertanding melawan Newcastle Jest, Selasa kemarin.

Atas kasus tersebut, Marko Simic tidak diizinkan meninggalkan Australia sampai persidangan selesai. Dia juga terancam hukuman penjara.

"Iya sepertinya itu adanya (tidak bisa membela Persija Jakarta di Piala Presiden 2019)," kata Ardhi Tjahjoko.

Ardhi Tjahjoko menambahkan, kasus Marko Simic saat ini sudah ditangani oleh salah satu pengacara dari Kroasia.

Lantaran kasus ini, Simic dipastikan tidak bisa membela Persija saat melanjutkan perjuangan di Piala Presiden yang digelar pada 2 Maret hingga 14 April nanti.

Di sisi lain, pihak Persija Jakarta hanya memantau kasus tersebut sampai selesai.

"Sudah di-handle oleh kuasa hukum dari Kroasia, untuk KBRI di Australia tetap monitor perkembangannya," kata Ardhi Tjahjoko.

Kehilangan penyerang 31 tahun itu tentu bukan kabar baik bagi Persija. Sebab, Simic adalah pemain terbaik dan top scorer di Piala Presiden tahun lalu. (Mochamad Hary Prasetya)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Tertahan di Australia, Marko Simic Tak Bisa Main di Piala Presiden

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved