Terungkap Alasan Syaikhu dan Agung Berhasil Depak Suhaimi dari Daftar Kandidat Wagub DKI

Ubedilah Badrun membeberkan alasan pihaknya merekomendasikan Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto sebagai cawagub DKI Jakarta kepada pimpinan partai.

Terungkap Alasan Syaikhu dan Agung Berhasil Depak Suhaimi dari Daftar Kandidat Wagub DKI
tribunnews
Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto, bakal Cawagub DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota panelis fit and proper test wagub DKI Jakarta Ubedilah Badrun membeberkan alasan pihaknya merekomendasikan Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto sebagai cawagub DKI Jakarta kepada pimpinan partai.

Nama tersebut, berhasil menyingkirkan nama Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi berdasarkan hasil fit and proper test dan focus group discussion (FGD) bersama para tokoh beberapa waktu lalu.

"Jadi sebetulnya itu kan prosesnya panjang. kita mulai dengan indikator-indikator kriteria yang sudah kita sepakati ada tujuh kriteria di situ. Jadi itu semua adalah akumulasi dari tujuh kriteria itu, lalu kita narasikan," kata Ubedillah saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Rabu (13/2/2019).

Tim Panelis menggunakan tujuh indikator penilaian sebagai tolak ukur kriteria para kandidat yang mengikuti seleksi.

Indikator tersebut meliputi Integritas, Pengetahuan dan pemahaman terhadap RPJMD, rekam jejak, relasi dengan DPRD, kecocokan dengan gubernur, memiliki akseptabilitas publik, dan mampu merepresentasikan partai pengusung.

Dari hasil FGD yang sudah terlaksana, Ubedilah tak memungkiri apabila tak ada kata sempurna dari setiap kandidat. Masing-masing calon tentu memiliki kekurangan satu sama lainnya.

"Karena kita sadar tidak semua manusia itu sempurna, maka kita cari yang kelemahannya sedikit," kata Ubedilah.

Ada sejumlah indikator, yang membuat nama Suhaimi berada di pilihan paling bawah. Meski enggan menuturkan secara merinci, Ubedilah menyebut, bahwa pengalaman Suhaimi di DPRD DKI, belum bisa dijadikan jaminan dalam pengalamannya di eksekutif.

"Pengalaman dan pemahaman. Ada hal-hal yang kami lihat, Pak Suhaimi lebih banyak di arena DPRD, tapi di eksekutif pemahamannya yang lain, sebetulnya dia layak jadi kandidat cawagub. Tapi kelemahannya dibanding yang lain itu yang kemudian kami buat rekomendasi dua orang saja," ungkap Ubedilah.

Halaman
12
Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved