Pembebasan Lahan dan Tanah Merah Jadi Penyebab Molornya Pembangunan Waduk Kampung Rambutan

Kepala Seksi Aliran Timur Dinas SDA DKI Jakarta Andika Purnomo mengungkapkan sejumlah kendala molornya pembangunan Waduk Kampung Rambutan.

Pembebasan Lahan dan Tanah Merah Jadi Penyebab Molornya Pembangunan Waduk Kampung Rambutan
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Sejumlah alat berat terlihat masih bekerja di lokasi proyek pembuatan Waduk Kampung Rambutan yang terletak di RT 0017/06, Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (15/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Kepala Seksi Aliran Timur Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Andika Purnomo mengungkapkan sejumlah kendala molornya pembangunan Waduk Kampung Rambutan.

Ia menyebut faktor pembebasan lahan menjadi salah satu kendala yang menyebabkan proses pembangunan Waduk Kampung Rambutan sempat mangkrak.

"Dari awal tahun 2018 sudah dimulai mengerjakan, tapi hanya persiapan saja karena ada beberapa lahan yang belum bebas. Rencananya tahun ini sudah selesai dibebaskan dan siap untuk dibangun kembali," ucapnya kepada awak media, Kamis (14/2/2019).

Tak hanya itu, tanah merah yang ada di area pembangunan waduk juga menjadi faktor kendala lainnya.

Dimana Dinas SDA tak bisa begitu saja membuang tanah tersebut lantaran dianggap memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

"Kita enggak bisa asal buang karena tanah merah mengandung nilai, bisa dijual lagi. Jauh-jauh hari sudah diwanti-wanti oleh auditor dari BPK dan teman-teman kejaksaan bahwa ini (tanah merah) tidak boleh (dibuang) keluar kecuali ada instansi atau siapa pun yang membutuhkan," ujarnya saat dikonfirmasi.

Namun, permasalah tersebut kini telah usai setelah Dinas Kehutanan DKI Jakarta bersedia menampung tanah merah tersebut.

"Sekarang tanah yang kami keruk sudah ditampung oleh teman kehutanan. Mereka butuh tanah untuk meninggikan makam TPU dan kebun bibit," kata Andika.

Diklaim Mampu Atasi Banjir, Lurah Berharap Waduk Kampung Rambutan Segera Rampung

Lima Tahun Berlalu, Waduk Kampung Rambutan Tak Kunjung Rampung

Seperti diberitakan sebelumnya, lima tahun setelah Pemprov DKI Jakarta memulai pengerjaan Waduk Kampung Rambutan, kini waduk tersebut tak kunjung rampung.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi pada Rabu (13/2/2019) lalu nampak tidak ada bekerjaan berarti yang dilakukan oleh sejumlah pekerja.

Sejumlah ekskavator nampak dibiarkan begitu saja di tepi danau dan beberapa orang pekerja nampak hanya berada di tempat peristirahatannya.

Gundukan tanah merah yang sedang dalam proses pengerjaan pun saat ini nampak banyak ditumbuhi rumput dan ilalang.

Namun, penampakan badan waduk sendiri sudah mulai terlihat dengan adanya galian di tengah lahan tersebut.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved