Pemerintah Kota Tangerang Akui Terlambat Gaji 3 Ribu Guru Honorer

Keterlambatan ini, kata Heru, karena masih dalam proses rekapitulasi secara rinci dari Pemerintahan Kota Tangerang.

Pemerintah Kota Tangerang Akui Terlambat Gaji 3 Ribu Guru Honorer
Kompas.com/Kontributor Nunukan, Sukoco
Ilustrasi: Seorang guru mengajar di salah satu SD di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Tiga ribu guru honorer di Kota Tangerang belum mendapatkan gaji untuk bulan Januari 2019.

Hal tersebut diakui Heru Harsono selalu Ketua Honorer Kategori 2 (HK2) Kota Tangerang dimana, belum dilunaskan hak ribuan guru honorer tersebut hanya perihal keterlambatan saja.

"Memang belum gajian. Masih dalam proses. Hanya gaji bulan Januari yang belum diterima. Ini bukan tidak digaji, hanya ada keterlambatan saja," kata Heru saat dihubungi TribunJakarta.com, Kamis (14/2/2019).

Keterlambatan ini, kata Heru, karena masih dalam proses rekapitulasi secara rinci dari Pemerintahan Kota Tangerang.

Terlebih, gaji yang diterima para guru honorer berbeda-beda dari mulai Rp 2 juta hingga Rp 2,8 juta.

"Kedepannya Insha Allah kalau sudah ada rekapan jam mengajarnya, mungkin sudah normal lagi. Karena ini kan memang awal tahun dan juga rekapannya berdasarkan hitungan jam," kata Heru.

Ia berharap dibayarnya hak para guru honorer dapat diterima saat akhir bulan Februari 2019.

"Kalau Februari mah menyelesaikan bulannya dulu baru digaji. Atau mungkin nanti bulan Februari dibayarkannya Maret," sambung Heru.

Dilain kesempatan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Abduh Surahman menjelaskan, keterlambatan gaji guru honorer dikarenakan pihak sekolah belum menyerahkan rekap jam kerja guru honorer periode Januari 2019.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved