Polisi Tangkap 13 Geng Motor Sadis Cianjur Saat Tertidur

Polres Cianjur menangkap 13 anggota geng motor dari empat tempat berbeda, Rabu (13/2/2019) dini hari.

Polisi Tangkap 13 Geng Motor Sadis Cianjur Saat Tertidur
ferri amiril mukminin/tribun jabar
Kapolres Cianjur AKBP Soliyah memamerkan senjata yang digunakan para anggota geng motor beraksi 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIANJUR - Polres Cianjur menangkap 13 anggota geng motor dari empat tempat berbeda, Rabu (13/2/2019) dini hari.

Mereka diciduk saat tertidur pulas.

Mereka tak mengelak setelah alat bukti senjata tajam menguatkan beberapa kasus penganiayaan yang meresahkan warga.

Korban terakhir geng motor sempat melukai bahu dan lengan seorang warga Kecamatan Haurwangu hingga korban terkapar mengalami luka berat.

Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, mengatakan, belasan tersangka tersebut diringkus dari beberapa tempat yakni, bengkel ketok magic Jalan Irhanda Warungbatu, Desa Mekarsari, lalu di Kampung Babakan, Desa Gadog, Kecamatan Pacet, selanjutnya di Jalan Raya Sukabumi Kampung Cieundeur, Desa Buniasri, Kecamayan Warungkondang, dan di

Jalan Raya Bandung-Cianjur Kampunh Pabuaran, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi.

"Kami juga mengamankan empat unit kendaraan bermotor, senjata tajam jenis golok, samurai, corbek, trisula, dan gergaji," ujar Soliyah di Bundaran Lampu Gentur, Kamis (14/2/2019).

Soliyah mengatakan, para tersangka melakukan aksi penganiayaan sampai mengambil motor korban dengan cara mengacungkan senjata tajam.

"Ada juga yang mengambil motor korban dengan cara memberhentikan korban ketika mengendarai motor dan membawa kabur motor korban," kata Soliyah.

Mereka juga dikenal sadis, ada yang mengejar dan menebaskan senjata tajam (golok) secara bersama-sama kepada korban.

Para tersangka terancam Pasal 365 KUHP (CURAS) ancaman hukuman 9 tahun penjara, Pasal 170 KUHP (Pengeroyokan) ancaman hukuman 9 tahun penjara, Pasal 351 KUHP (penganiayaan) ancaman hukuman 7 tahun penjara.

VIDEO Reka Adegan Pelaku Geng Motor Saat Membacok dan Merampas Motor Ahmad

Tank Jadi Gelar Khusus untuk Anggota Geng Motor yang Berhasil Lukai Korbannya

Kapolres mengatakan, alasan ekspose di di tempat keramaian untuk memberikan efek jera agar pelaku tak melakukan hal serupa.

Dandim 0608 Letkol INF Rendra Dwi Ardhani, mengatakan, TNI siap membantu jajaran kepolisian untuk memberantas geng motor di wilayah hukum Cianjur.

"Kami berkomitmen untuk memberantas penyakit masyarakat terutama geng motoryang menjadi atensi semua pihak," kata Rendra.(fam)

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved