Penjelasan Lion Air Terkait Turbulensi Hebat Pesawat di Makassar

Sekitar 30 menit di udara, imbuh Danang, pesawat memasuki cuaca yang kurang baik, sehinggga menimbulkan turbulensi dan tidak benar pesawat oleng

Penjelasan Lion Air Terkait Turbulensi Hebat Pesawat di Makassar
Istimewa
Pesawat Lion Air. 

TRIBUNJAKARTA.COM- LION Air memberikan klarifikasi sehubungan layanan nomor penerbangan JT-780 yang melayani rute dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) menuju Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri, Palu, Sulawesi Tengah (PLW), yang mengalami turbulensi hebat pada penerbangan Selasa, 12 Februari 2019.

"Menanggapi pada perkembangan berita tentang penerbangan JT-780 tersebut, bahwa pilot mengoperasikan pesawat sesuai dengan SOP. Pesawat diterbangkan masih dalam kendali atau tidak terbalik dan tidak mengalami kehilangan tenaga," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro melalui siaran pers yang diterima Warta Kota, Jumat (15/2/2019).

Sekitar 30 menit di udara, imbuh Danang, pesawat memasuki cuaca yang kurang baik, sehinggga menimbulkan turbulensi (guncangan) dan tidak benar pesawat oleng.

Dalam memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first), setelah terbang 30 menit pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan kembali di bandar udara asal yaitu Makassar (return to base/ RTB).

"Keputusan tersebut sudah sesuai prosedur operasional dikarenakan ada technical dan membutuhkan penangangan maupun pengecekan kembali pada pesawat di darat," imbuh Danang.

Setelah ada keputusan oleh pilot untuk kembali ke bandar udara asal, maka posisi pesawat berubah arah dan berbelok menuju Makassar.

Perubahan tersebut tetap mengikuti jalur penerbangan (airways) serta merupakan hal yang wajar dalam pengoperasian pesawat udara.

"Dari laporan awak kabin, selama proses penerbangan bahwa situasi yang terjadi dalam kabin pesawat masih kondusif serta terdapat satu bayi menangis."

Pesawat mendarat secara normal di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin pukul 22.24 WITA. Sesaat setelah mendarat dan posisi pesawat sudah sempurna di landas parkir, seluruh penumpang diarahkan dan dibawa menuju ruang tunggu keberangkatan, guna mendapatkan informasi lebih lanjut dan pelayanan terbaik.

Dalam upaya memberikan kenyamanan kepada penumpang, Lion Air telah memberangkatkan kembali JT-780D (12/ 02) pukul 23.35 WITA dengan menggunakan armada lainnya yaitu Boeing 737-900ER registrasi PK-LGP, yang mengangkut tujuh kru beserta 136 penumpang dari awalnya 149 penumpang. Pesawat sudah tiba di Palu pukul 00.35 WITA pada (13/ 02).

"Lion Air memfasilitasi permintaan 13 penumpang, seperti pengembalian dana (refund) dan perubahan jadwal terbang (reschedule) sesuai ketentuan," Danang menambahkan

"Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGY sudah dilakukan pemeriksaan dan perbaikan, serta dinyatakan laik terbang,"tandasnya. (Feryanto Hadi)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Lion Air Sebut Penyebab Turbulensi Pesawat di Makasar Akibat Gangguan Cuaca

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved