Kebijakan Ganjil Genap dan Transportasi Publik Jadi Solusi Mengurai Kemacetan di Ibu Kota Jakarta

Saat ini panjang jaringan LRT yang sedang dikerjakan oleh PT Adhi Karya Tbk. sebagai kontraktor LRT Jabodebek, masih kurang dari 50 kilometer.

Kebijakan Ganjil Genap dan Transportasi Publik Jadi Solusi Mengurai Kemacetan di Ibu Kota Jakarta
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Pembangunan Proyek kereta cepat Light Railway Transit (LRT) di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, terus dikebut seperti tampak pada Jumat (8/2/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANTARJATI - Macet di Jakarta makin menggila, bahkan sudah dianggap wajar oleh sebagian besar orang.

Makin hari, warga harus berangkat makin pagi agar kemacetan yang dihadapinya berkurang.

Untuk mengurai kemacetan di Jakarta, dibutuhkan jaringan kereta layang ringan atau LRT di Jakarta sepanjang 200 kilometer.

Jaringan LRT sepanjang itu melayani Jakarta dan kota-kota penyangganya, yakni Bogor, Depok, dan Bekasi.

Saat ini panjang jaringan LRT yang sedang dikerjakan oleh PT Adhi Karya Tbk. sebagai kontraktor LRT Jabodebek, masih kurang dari 50 kilometer.

Jalur sepanjang itu terdiri LRT Jabodebek tahap I sepanjang 44,5 kilometer dan LRT Jakarta 5,8 kilometer.

Hadapi Jadwal Padat, Bek Senior Persija Jakarta Minta Pelatih Lakukan Ini

Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk., Budi Harto, mengatakan pembangunan jaringan LRT sepanjang 200 kilometer itu ada pertimbangannya.

Membangun jaringan sepanjang 200 kilomter dengan mempertimbangkan pesatnya perkembangan wilayah Jakarta dan kota-kota penyangganya yang diikuti oleh tingginya mobilitas penduduk. 

Light Rapid Transit Jakarta diujicobakan pada Rabu (15/8/2018).
Light Rapid Transit Jakarta diujicobakan pada Rabu (15/8/2018). (TribunJakarta.com/Suci Febriastuti)

Budi mengatakan, kebutuhan akan transportasi massal seperti LRT ini sudah sangat mendesak sebelum kemacetan lalu lintas menimbulkan kerugian yang lebih besar.

"Kerugian akibat pemborosan bahan bakar minyak (BBM) akibat kemacetan lalu lintas ini sepanjang tahun bisa mencapai Rp 30 triliun," kata Budi baru-baru ini.

VIDEO Evakuasi Pria yang Ditemukan Gantung Diri di Kolong Jembatan Tebet

Halaman
1234
Penulis: wahyu tribun jakarta
Editor: Erik Sinaga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved