Pilpres 2019

Gakumdu Tangsel Bakal Panggil 3 Saksi Terkait Kasus 'Nyawer' di Tandon Ciater

"Untuk laporannya secara formil dan materil sudah membuhi syaratnya sehingga bisa ditingkatkan ke pembahasan awal di Gakkumdu," ujar Binzar.

Gakumdu Tangsel Bakal Panggil 3 Saksi Terkait Kasus 'Nyawer' di Tandon Ciater
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Kasie Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel, Sobrani Binzar, selepas rapat Gakkumdu, di kantor Bawaslu Tangsel, Serpong, Tangsel, Jumat (22/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Tangerang Selatan (Tangsel) bakal memeriksa tiga saksi pada kasus dugaan bagi-bagi uang alias 'nyawer' di area Tandon Ciater, Serpong, Tangsel.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, kelompok relawan pasangan capres Jokowi-Maruf Amin, Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (JARI'98), menggelar acara dan terrekam video sedang "nyawer" ke hadirin acara tersebut.

Kasus tersebut merupakan temuan Bawaslu Tangsel dan laporan pelimpahan dari Bawaslu RI dengan nomor 21/LP/PP/RI/00.00/II/2019.

Laporan tersebut terkait dugaan politik uang pada acara yang digelar JARI'98.

"Pasalnya 280 huruf j, Undang-Undang nomor 7 tahun 2017. Iya sanksinya di pasal 521 dengan hukuman maksimal dua tahun penjara dan denda Rp 24 juta," ujar Komisioner Bawaslu Tangsel divisi Penanganan Pelanggaran, Ahmad Jajuli, selepas rapat Gakkumdu di kantor Bawaslu Tangsel, Serpong, Jumat (22/2/2019).

Gakumdu akan memanggil tiga saksi untuk diklarifikasi pada Senin (25/2/2019) mendatang.

"Satu dari pelapor, dua dari terlapor," ujarnya.

Polisi Sebut Tidak Terbitkan STTP untuk Acara JARI98 di Area Tandon Ciater Tangsel

Air Kali Meluap Hingga Arena Bermain Tandon Ciater, Warga: Bahaya Buat Anak-anak

Jokowi Bagikan Sertifikat Tanah Wakaf ke Tokoh Agama di Masjid Bani Umar Tangsel

Sementara Kasie Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel, Sobrani Binzar, yang turut tergabung dalam Gakkumdu, menjelaskan, bahwa syarat formil dan materil pelaporan sudah terpenuhi.

"Untuk laporannya secara formil dan materil sudah membuhi syaratnya sehingga bisa ditingkatkan ke pembahasan awal di Gakkumdu," ujar Binzar.

Proses penggalian data termasuk dari bukti dan keterangan saksi akan dilakukan selama dua minggu ke depan oleh Gakkumdu.

"Tujuh hari ke depan dan bisa ditambah tujuh hari lagi, kadikurang lebih dua minggu.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved