Polisi Ciduk Pengedar Narkoba Simpan Sabu di Bungkus Makan Abon Lele di Jatinegara

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu seberat 55,46 gram.

Polisi Ciduk Pengedar Narkoba Simpan Sabu di Bungkus Makan Abon Lele di Jatinegara
TribunJakarta/Ega Alfreda
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim saat menunjukan bungkus makanan abon lele yang dimasukan narkotika jenis sabu, Jumat (22/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polres Metro Tangerang Kota menangkap komplotan pengedar narkotika jenis sabu yang disimpan dalam bungkus makanan Abon Lele Medan di Jatinegara, Jakarta Timur.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim menjelaskan penangkapan yang dilakukan pada Sabtu (9/2/2019) tersebut berangkat dari informasi warga yang mencurigai adanya transaksi sabu.

"Pemantauan terhadap pelaku ES (25) dilakukan selama kurang lebih dua minggu. Lalu dilakukan penangkapan terhadap ES di Jatinegara, Jakarta Timur," ungkap Abdul di Mapolres Metro Tangerang Kota, Jumat (22/2/2019).

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu seberat 55,46 gram.

Abdul melanjutkan, setelah dilakukan interogasi mendalam terhadap ES, diketahui ia mendapatkan barang haram tersebut dari rekannya inisial SP.

"Lalu SP kami amankan di daerah Duren Sawit, Jakarta Timur. Dan mengamankan lima paket sabu seberat 328,66 gram yang dikemas dengan menggunakan bungkus makanan Abon Lele Medan," jelas Abdul.

Tuntut Uang Kompensasi, Warga Burangkeng Ancam Tutup TPA

4 Orang yang Masih Dirawat di RS Royal Taruma: Ada yang Patah Tulang Kaki

Penyidik Masih Dalami Keterangan Joko Driyono Terkait Bukti Transfer dan Buku Tabungan

Kepada petugas, SP pun mengaku mendapatkan sabu tersebut dari SS yang masih berstatus buron dimana, semua aktivitas peredaran barang haram itu dikendalikan oleh GL melalui sambungan telefon.

"Dari barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan, bisa menyelamatkan 7.185 orang," tutur Kapolres.

Kedua pelaku yang telah digelandang di Mapolres Metro Tangerang Kota tersebut disangkakan pasal 114 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara atau hukuman mati.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved