Cerita William, Juara Ultra Marathon Lintas Sumbawa Berlari Selama 2 Hari Hanya Tidur 1 Jam

Wiliam (32) mampu menorehkan prestasi membanggakan dengan merebut gelar juara lari ultra marathon lintas Sumbawa pada tahun 2018 silam. Ini kisahnya.

Cerita William, Juara Ultra Marathon Lintas Sumbawa Berlari Selama 2 Hari Hanya Tidur 1 Jam
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Wiliam, Pelari yang meraih juara pertama di Kompas Tambora Challenge 2018 pada Minggu (24/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kendati bukan seorang atlet profesional, Wiliam (32) mampu menorehkan prestasi membanggakan dengan merebut gelar juara lari ultra marathon lintas Sumbawa pada tahun 2018 silam.

Dengan kegigihannya berlatih, pria asal Sumatera Utara itu mampu menyabet juara pertama dengan catatan 62 jam, 26 menit, 34 detik.

Saat itu, kenang Wiliam, dirinya mengaku dikejar oleh waktu dan para pesaingnya di perlombaan Kompas Tambora Challenge 2018.

Ia pun harus terus berlari demi bisa merampungkan jarak tempuh yang terbilang jauh sepanjang 320 km di rute Sumbawa yang terbilang 'ganas'.

Konsistensi berlari turut memengaruhi Wiliam sebagai orang pertama yang menggapai garis finish.

Pasalnya, ia memilih untuk sesekali beristirahat demi menyelesaikan target.

"Kalau ditotalin mungkin istirahat hanya satu jam lima menit. Kemudian lanjut lagi, setelah ngantuk berat, 15 menit tidur dulu," bebernya kepada TribunJakarta.com di Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Minggu (24/2/2019).

Wiliam menuturkan modal utama saat berlari ultra marathon adalah menjaga asupan makanan agar tercukupi selama berlari.

Bagi dirinya, persoalan perut lebih diutamakan ketimbang mata yang terkantuk-kantuk.

"Saya menjaga makanan saat berlari jangan sampai dehidrasi atau kelaparan," lanjutnya.

Menpora Melayat Almarhum Mantan Pelari Tercepat se-Asia asal Indonesia, Purnomo Muhammad Yudhi

Mantan Pelari Tercepat Asia Asal Indonesia Purnomo Muhammad Yudhi, Meninggal Dunia

Pengalaman yang terkenang saat berlari juga turut dirasakannya tatkala ada seorang ibu yang memberikan dua buah apel kepadanya.

"Ibu itu tiba-tiba memberikan dua buah apel kepada saya. Pemberian itu sangat membantu saya dalam perjalanan menuju garis finish," paparnya.

Saat ditanyai keikutsertaannya pada perhelatan lari ultra marathon tahun ini di Sumbawa, Wiliam belum memberikan kepastian.

"Saya tahun ini ingin sih, tapi masih nabung dulu buat ikut lagi," tandasnya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved