Menpora Minta Pengurus Cabang Olahraga Harus Tanggung Jawab Anggaran Pelatnas

Menpora Imam Nahrawi menyaksikan langsung MoU antara Kemenpora dan Pengurus Induk Cabang Olahraga terkait bantuan Pemerintah.

Menpora Minta Pengurus Cabang Olahraga Harus Tanggung Jawab Anggaran Pelatnas
Tribunnews.com/Abdul Majid
Kabid Binpres PP PBSI, Susi Susanty saat menandatangani MoU bantuan Pemerintah kepada cabor PBSI yang disaksikan oleh Menpora Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (25/2/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyaksikan langsung Memorandum of Understanding (MoU) antara Kemenpora dan Pengurus Induk Cabang Olahraga terkait bantuan Pemerintah.

Hal itu dilakukan untuk mengucurkan dana kepada Cabor yang diperlukan untuk menjalankan pemusatan latihan nasional (Pelatnas) SEA Games 2019 Filipina.

Menpora pun berharap anggaran yang sudah dikeluarkan Kemenpora kepada Cabor bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dan dipertanggungjawabkan.

“Iya terima kasih semuanya, perlu saya sampaikan bahwa penandatanganan MoU ini untuk memastikan dalam minggu ini semua program pelatnas pengurus cabang olahraga berjalan baik. Harapan kita dengan dana terbatas ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, dipertanggungjawabkan setertib mungkin” kata Menpora, Senin (25/2/2019).

Sementara itu, untuk pengurus cabor yang melakukan MoU pada hari ini yakni Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dengan jumlah bantuan Rp 14.505.158.000, PB Persatuan Angkat Berat, Binaraga dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) sebesar Rp 12.003.986.000, dan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI) senilai Rp 10.096.360.000.

Menteri asal Bangkalan Madura itu juga menjelaskan bahwa dana sekitar 500 miliar dari Kemenpora selain untuk persiapan atlet SEA Games 2019 juga untuk persiapan atlet paralympic Indonesia yang akan bergala di Asean Para Games 2019.

“Saya menyampaikan dana untuk prestasi ini kurang lebih 500 miliar dibagi dua. Pertama untuk cabang olahraga prestasi kurang lebih Rp 300 an miliar atau Rp 312 miliar, kemudian untuk NPC kurang lebih Rp 150 miliar untuk persiapan Asean Para Games 2019. Pembagian itu yang kemudian di verivikasi, sehingga masing-masing cabor dilihat mana yang secara prestasi itu telah memberikan prestasi di Asian Games 2018 atau rencana di SEA Games yang akan datang, dari situlah keluar angka-angka yang tertera di MoU tersebut,” jelasnya.

Buka Rakernas PRSI, Menpora Harapkan Target Prestasi dan Pengembangan Olahraga Renang Bisa Tercapai

Anggaran Pelatnas Belum Keluar, Menpora Akan Evaluasi Anak Buahnya

“Jadi murni angka-angka tersebut sudah melalui verifikasi tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Saya berharap ketua umum cabang olahraga bisa datang langsung agar saya bisa menyaksikan langsung proses MoU nya,” tutupnya. (Tribunnews.com/Abdul Majid)

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved