MotoGP

Menpora Sebut Indonesia Layak Jadi Tuan Rumah MotoGP

Menpora mengatakan bahwa pemerintah akan mendukung penuh dan membuktikan kalau Indoensia layak menjadi tuan rumah MotoGP.

Menpora Sebut Indonesia Layak Jadi Tuan Rumah MotoGP
Tribunnews.com/Abdul Majid
Menpora Imam Nahrawi saat diwawancarai di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (20/2/2019) malam 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia akan masuk kalender penyelenggaraan MotoGP pada 2021. Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang balap sepeda motor kelas dunia tersebut.

Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer mengatakan pihaknya telah menandatangani promoter agreement dengan Dorna Sport SL.

Hari ini, Senin (25/2/2019), Abdulbar M Mansoer menemui Menteri Pemuda dan Olahraga ( Menpora) Imam Nahrawi di ruang kerjanya di Kemenpora, Jakarta.

Setelah mengetahui program tersebut, Menpora pun mengatakan bahwa pemerintah akan mendukung penuh dan membuktikan kalau Indonesia layak menjadi tuan rumah MotoGP.

“Pemerintah akan bersama-sama memback-up, mendorong dan mengajak partisipasi publik yang lebih luas lagi agar hajat Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggara Moto GP memberi gambaran kepada dunia bahwa Indonesia menjadi negara yang sangat layak menjadi tuan rumah ajang balap motor paling bergengsi itu,” kata Menpora.

“Pemerintah merasa gembira dan sangat senang karena adanya sirkuit bertaraf internasional untuk gelaran Moto GP ini adalah impian kita semua. Masyarakat motor dan masyarakat Indonesia dan yang lebih penting lagi memberikan peluang Dorna masuk ke Indonesia karena telah lama sekali keinginan itu ada dan kepastian itu baru kita dapat saat ini,” sambungnya.

Sementara itu,  Abdulbar  mengatakan, pembagunan sirkuit di Kawasan Mandalika, Lombok, NTB telah menggaet kontraktor ternama di dunia, dan untuk mebangun sirkuit tersebut ia pun meminta kepada pemerintah juga untuk membantu dukungan lainnya.

“Tanah kita punya tidak ada sengketa sama sekali dan juga kami telah menggaet investor untuk membangun sirkuit Mandalika beserta fasilitas infrastruktur pendukung lainnya dari Vinci Construction and Grands Projets yang merupakan kontraktor terbesar dunia,”

Sekarang kami membutuhkan support dari pemerintah pusat dan daerah untuk membangun semua hal terkait Moto GP seperti track balapnya, konektivitas jalannya, suplai listrik yang cukup semua ini bukan hanya sekedar olahraga tapi juga nation branding karena negara tetangga sudah banyak yang punya seperti Singapura, Malaysia dan yang terbaru Thailand,” pungkasnya.

Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved