Dirut PT MRT Jakarta Ungkap Progres Hingga Saat Ini Capai 99,06 Persen

William mengatakan rencana operasi komersial pihaknya perkirakan di antara 24 sampai 31 maret 2019.

Dirut PT MRT Jakarta Ungkap Progres Hingga Saat Ini Capai 99,06 Persen
TribunJakarta.com/Leo Permana
Direktur Utama PT MRT Jakarta, William P Sabandar saat ditemui di Stasiun MRT Jakarta Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan, Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) progresnya hingga saat ini capai 99,06 persen.

"Kesiapan kita untuk operasi hingga hari ini, tadi progres sudah saya laporkan 99,06 persen dan kita sampai hari ini secara teknis boleh dikatakan sudah siap proses testing dan komisioning sudah kita selesaikan di tanggal 26 februari 2019," katanya ketika ditemui di Stasiun MRT Bundaran HI, Kamis (28/2/2019).

Ia menjelaskan, mulai 27 Februari 2019 sampai waktu pengoperasian, pihaknya akan melaksanakan ujicoba operasi secara penuh.

"Seluruh proses kegiatan konstruksi dan teknis, persiapan SDM itu sudah kita tuntaskan," ungkapnya.

"Bisa dilihat sekarang kondisi stasiun bundaran HI dan juga dan teman-teman yang akan mengawal stasiun mulai dari stasiun manager, stasiun master, kemudian seluruh staf stasiun itu sudah in place saat ini, lengkap mengenakan seragam dan mereka mulai nanti menerima kunjungan publik pada tanggal 12 maret," lanjut dia.

Mengenai harga tiket, William menyampaikan hal itu kewenangan penuh pada pihak Pemprov DKI.

"Kewenangan Pemerintah Provinsi sudah kita serakan dan akan diputuskan ya, jadi kita akan menunggu saja ya, penentuan harga melibatkan Pemprov dan DPRD DKI," jelasnya.

MRT Sediakan 285.600 Pendaftar untuk Warga yang Ingin Ikut Uji Coba

William mengatakan rencana operasi komersial pihaknya perkirakan di antara 24 sampai 31 maret 2019.

Ia menyampaikan saat ini dari segi interior stasiun sudah hampir selesai, dan pengerjaan tinggal di beberapa titik entrance saja.

"Kalau dilihat sekarang misalnya di stasiun Bundaran HI ini contohnya, ada interior hampir selesai ya, di luar ya mungkin di beberapa titik-titik entrance ada beberapa yang kita harus selesaikan ya," jelas William.

"Kalau dari testing komisioning ya, kita 8 rangkaian kereta itu yang akan beroperasi pada saat kita beroperasi dan itu sudah lolos testing dan komisioning," tambah dia.

Penulis: Leo Permana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved