Warga Bekasi Ini Rela Berkunjung ke Kemayoran Demi Obati Rindu dengan Ketan Susu

"Sebetulnya sudah lumayan sering ke sini, cuma ngga setiap hari juga," kata Rian di Kedai Ketan Susu, Kemayoran.

Warga Bekasi Ini Rela Berkunjung ke Kemayoran Demi Obati Rindu dengan Ketan Susu
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Dua ketan yang disiram susu kental dan gorengan tempe yang tersedia di Kedai Ketan Susu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Kedai ketan susu yang berada tepat di dalam gang, Jalan Garuda Ujung RW.08 ini dikelilingi bangku kayu panjang reyot, terlihat kokoh menahan belasan pembeli.

Tampak masing-masing bangku menopang lima sampai enam orang.

Dari pantauan TribunJakarta.com, pada jam 21.30 WIB, di kedai tersebut juga ada seorang pengamen yang menyanyikan lagu sambil bermain gitar.

Sementara itu, seorang warga bekasi Jawa Barat, Rian (23) rela datang demi mencicipi ketan susu ini.

"Sebetulnya sudah lumayan sering ke sini, cuma ngga setiap hari juga," kata Rian di Kedai Ketan Susu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin malam (4/3/2019).

VIDEO Sensasi Makan Ketan Susu Kemayoran

Kumpul di sini, kata Rian, tempatnya asyik dan ramai.

"Apalagi kalo nongkrong sama temen-temen," kata Rian yang memakai jaket hitam.

Kedai Ketan Susu ini buka selama 24 jam atau sehari penuh dan memiliki sepuluh karyawan.

Satu diantaranya adalah Sanusi, karyawan yang bertugas sejak pukul 18.00 WIB sampai 01.00 WIB.

Kedai ini, kata Sanusi, sudah ada sejak 1958 dan selalu ramai setiap malam.

"Ramainya saat malem-malem, kalo pagi sampe siang ngga terlalu rame," kata Sanusi yang sudah bekerja selama 10 tahun di Kedai Ketan Susu.

Soal Rasa Jadi Alasan Pembeli Kembali Datang ke Warung Ketan Susu Kemayoran

Menu yang disediakan pun beragam, mulai dari ketan susu seharga Rp 5 ribu dan gorengan pisang serta tempe Rp 1000 ribu.

Adapun menu minuman berupa teh manis, kopi susu, dan kopi hitam.

Hingga pukul 21.58 WIB, kedai ini masih setia ditemani 20 pembeli, bahkan ada satu sampai lima orang yang berdatangan.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved