Melancong dan Tidak Libur Saat Pilpres Tetap Bisa Mencoblos di Tangerang Dengan Syarat

Warga yang tak libur bisa menggunakan hak pilihnya saat pemilu 2019 dengan syarat. Simak penjelasannya.

Melancong dan Tidak Libur Saat Pilpres Tetap Bisa Mencoblos di Tangerang Dengan Syarat
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
11 truk berisi surat suara Pemilu Legislatif tiba di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Utara, Jumat (15/2/2019) sore. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Tanggal 17 April 2019 menjadi pesta demokrasi dan otomatis menjadi tanggal merah se-Indonesia.

Namun tak sedikit masyarakat yang tetap masuk kerja bahkan tidak bisa pulang kampung untuk menggunakan hak pilihnya.

Contohnya, Kota Tangerang yang menjadi kota penyangga Ibukota Jakarta, menjadi sasaran para pencari kerja dan mahasiswa.

Sebab, Tangerang yang disebut juga sebagai kota 1000 industri tersebut menyediakan banyak lapangan kerja seperti di pabrik dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang tidak mengenal libur.

Namun para pelancong atau pun pekerja di Kota Tangerang tak perlu khawatir tidak dapat menggunakan hak pilihnya seperti yang dijelaskan Kepala Divisi Data KPU Kota Tangerang, Ahmad Subhan.

"Yang bekerja di sini (Kota Tangerang) tapi KTP-nya dari darah luar dan terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) domisilinya bisa mengajukan pindah pilih menyoblos di Kota Tangerang," jelas Subhan di KPU Kota Tangerang, Selasa (5/3/2019).

Begitu pun sebaliknya, lanjut Subhan, bagi warga Kota Tangerang yang bekerja di luar Kota Tangerang pada saat pelaksanaan Pilpres dapat mengajukan pindah pilih di posko yang disediakan di wilayah ia bekerja.

Ia menjelaskan, syarat melakukan pindah pilih tidaklah sulit, cukup terdaftar di DPT domisilinya dan menyertakan alasan tidak dapat menyoblos sesuai domisili.

"Syaratnya pertama harus terdaftar di DPT tempat asal. Kemudian dia harus ada alasan kenapa pindah, alasan pindah domisili, lalu dia sedang bekerja di luar daerah asalnya, lalu terdampak bencana alam bisa, atau sedang melalukan proses pendidikan seperti mahasiswa, santri dan lainnya," jelas Subhan.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved