Polemik Ratna Sarumpaet

Penangguhan Penahanan Ditolak, Ratna Sarumpaet: Saya Mesti dalam Keadaan Parah Baru Ditangguhkan?

"Saya kan sudah ada umur. Saya merasa perlu (jadi tahanan kota). Masak saya mesti dalam keadaan parah baru ditangguhkan," kata Ratna.

Penangguhan Penahanan Ditolak, Ratna Sarumpaet: Saya Mesti dalam Keadaan Parah Baru Ditangguhkan?
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Terdakwa kasus penyebaran berita bohong Ratna Sarumpaet usai menjalani sidang eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, AMPERA - Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet merasa tetap memerlukan status penahanan kota, meskipun sudah ditolak oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Saya kan sudah ada umur. Saya merasa perlu (jadi tahanan kota). Masak saya mesti dalam keadaan parah baru ditangguhkan," kata Ratna usai sidang eksepsi PN Jaksel, Rabu (6/3/2019).

Sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Joni tidak mengabulkan permohonan penangguhan penahanan, karena menilai Ratna masih dalam kondisi sehat.

Sejak Oktober 2018 lalu, Ratna menjalani penahanan di Rutan Polda Metro Jaya.

Ia pun mengaku sempat menderita sakit selama masa penahannya.

Penagguhan Penahanan Ratna Sarumpaet Ditolak, Atiqah Hasiholan Beri Tanggapan Ini

"Waktu dua bulan pertama saya sakit. Sakit yang parah. Kalau sekarang tidak," ujarnya.

"Orang ditahan itu kan karena takut menghilangkan barang bukti. Masak saya mau kabur, kabur ke mana? KTP saya di Polisi, semua dipegang," sambung Ratna.

Mendengar permohannya ditolak, Ratna pun mengaku pasrah.

"Ya, apa boleh buat. Mudah-mudahan Tuhan kasih kesehatan," pungkas Ratna.

Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved