Kisah Aris, Tukang Sol Jadi Korban Penipuan Driver Ojek Online, Uang Rp 70 Ribu Dibawa Kabur
Pria renta itu tengah merajut tali benang pada pinggir sepatu milik pelanggan di pinggir jalan raya yang dipenuhi rerimbunan pohon rindang.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Pria renta itu tengah merajut tali benang pada pinggir sepatu milik pelanggan di pinggir jalan raya yang dipenuhi rerimbunan pohon rindang.
Ditemani gerobaknya yang dipenuhi tumpukan sepatu, tukang sol yang bernama Aris itu dapat meraup sekira Rp 50 ribu dalam sehari melayani sejumlah pelanggan.
Ia pun pernah meladeni berbagai tipe pelanggan yang meminta keterampilannya menangani sepatu yang rusak.

Bahkan, Aris sempat merasakan pengalaman pahit saat berhadapan dengan pelanggan seorang pengendara ojek online.
Ia menjadi korban penipuan oknum ojek online itu saat tengah berjualan.
Aris pun hanya mengelus dada merasakan pengalaman sialnya kala itu.
"Waktu itu di jalan raya tiba-tiba seorang ojek online menepi dan menanyakan berapa jasa saya membetulkan sepatu miliknya," kenangnya kepada TribunJakarta.com di bilangan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Kamis (7/3/2019).
Saat negosiasi menunjukkan titik temu di harga Rp 30 ribu, ojek online itu pun membayarkannya ke Aris.
"Tapi ojek online itu ngasih ke saya uang Rp 100 ribu. Saya kasih ke dia kembaliannya Rp 70 ribu. Sebelum sepatunya dibetulin dia mendadak ngomong lagi," bebernya.

Ojek online itu pun hendak meminta Aris untuk membetulkan sepatu milik istri dan anaknya sebanyak 5 pasang.
Aris pun tak segan-segan menawarkan harga Rp 100 ribu untuk keseluruhan jasanya itu.
"Saya bilang yaudah Rp 100 ribu aja untuk semuanya, saya kerjain. Ojek online itu kemudian ajak saya ke rumahnya enggak jauh dari sini agar mengerjakan solnya enak di rumah," kata dia.
Uang sebesar Rp 100 ribu yang dipegang Aris pun diambil kembali oleh ojek online itu lantaran akan dibayar di rumahnya setelah kerjaan Aris selesai.
Sementara uang Rp 70 ribu milik Aris masih tersimpan di saku ojek online itu.