Ini Cara Mudah Kenali Fintech Lending Legal dan Ilegal

Ada tiga hal yang menandakan fintech itu legal, yakni hanya meminta akses ke foto, lokasi dan microphone dari ponsel peminjam.

Ini Cara Mudah Kenali Fintech Lending Legal dan Ilegal
TRIBUNJAKARTA.COM/LITA FEBRIANI
Tongam L Tobing Ketua Satgas Waspada Investasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Lita Febriani

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Banyaknya fintech atau aplikasi peminjaman online tentunya membuat masyarakat dipermudah dalam peminjaman uang secara daring.

Dilema yang dihadapi usai banyaknya fintech ini ialah adanya fintech yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan tidak terdaftar.

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengungkapkan bahwa ada tiga hal yang bisa diketahui apakah fintech itu legal atau ilegal.

Ada tiga hal yang menandakan fintech itu legal, yakni hanya meminta akses ke foto, lokasi dan microphone dari ponsel peminjam.

"OJK dan AFPI hanya mengijinkan fintech lending mengakses foto, lokasi dan microphone dari ponsel. Kalau lebih dari itu berati mereka ilegal," tutur Wakil Ketua Umum AFPI Sunu Widyatmoko saat acara di Ombudsman, Jalan HR Rasuna Said Kav C-19, Kuningan, Kota Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).

Saat ini sudah ada 99 fintech lending legal yang terdaftar di OJK dan datanya bisa diakses melalui situs www.ojk.go.id.

Ini Daftar 99 Fintech Legal yang Terdaftar di OJK

Selama tahun 2018 hingga Februari 2019 ada sekitar 803 fintech ilegal yang sudah diblokir oleh OJK yang bekerjasama dengan Kementerian Kominfo.

AFPI dan OJK berharap tidak hanya lembaga terkait yang melakukan penanganan, masyarakat diharapkan berperan aktif jika menemui fintech ilegal.

"Apabila masyarakat dirugikan oleh fintech ilegal ini bisa membuat laporan langsung ke polisi," terang Tongam L Tobing Ketua Satgas Waspada Investasi kepada TribunJakarta.com.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved