Pemkab Bekasi Tolak Permintaan Uang Kompensasi Bau Warga Terdampak TPA Burangkeng

Seperti yang diketahui, Warga Desa Burangkeng menutup operasional TPA Burangkeng sejak Senin, 4 Maret 2019.

Pemkab Bekasi Tolak Permintaan Uang Kompensasi Bau Warga Terdampak TPA Burangkeng
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Spanduk penutupan TPA Burangkeng yang dilakukan warga menuntut kompensasi dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin, (4/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Pemerintan Kabupaten Bekasi bersama warga Desa Burangkeng, hari ini menggelar rapat guna membahas masalah dampak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Rabu, (14/3/2019).

Asisten Daerah III, Suhup, mengatakan, rapat pembahasan masalah dampak TPA Burangkeng kali ini berjalan buntu.

Pasalnya, aspirasi warga yang menuntut kompensasi dalam bentuk uang tunai tidak dapat dikabulkan pemerintah.

"Musyawarah hari ini buntu, buntunya itu, semua aspirasi yang mereka sampaikan kita bisa mengakomodir. Cuma satu yang kita tidak bisa mengakomodir, kaitan dengan masalah kompensasi (uang tunai)," kata Suhup, di Kantor Pemkab Bekasi.

Suhup menilai, Pemkab Bekasi dalam hal ini bersedia memberikan kompensasi dalam bentuk sarana kesehatan, pendidikan dan insfrastruktur.

Sebab, hal itu sesuai dengan amanat undang-undang terkait pengelolahan sampah.

TPA Burangkeng Ditutup, Pemkab Bekasi Berencana Alihkan Sampah ke TPST Bantar Gebang

"Tidak ada penjelasan yang berbentuk uang (dalan undang-undang). Jadi kompensasi itu berupa infrastruktur, sarana kesehatan, pendidikan dan sebagainya. Sementara mereka beranggapan kompensasi itu berbentuk uang," kata  Suhup.

Aturan pemberian kompensasi sejatinya telah diatur dalam pasal 25 dalam Undang-undang No 18 Tahun 2018 tentang kompensasi.

Ditambah lagi, aturan PP No 81 tahun 2012 pasal 31, dampak negatif yang ditimbulkan pencemaran air, udara, tanah, longsor, kebakaran dan lainnya.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved