Beraksi Dua Kali Satu Hari, Duet Begal di Kawasan Depok Ini Tak Segan Bacok Korbannya

AKBP Arya Perdana menjelaskan, para pelaku beraksi sebanyak dua kali dalam sehari pada Rabu (13/3/2019) kemarin.

Beraksi Dua Kali Satu Hari, Duet Begal di Kawasan Depok Ini Tak Segan Bacok Korbannya
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Rian Konang dan Alfiansyah ketika digelandang di Mapolresta Depok, Kamis (14/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Ruang tahanan Mapolresta Depok, akan menjadi hunian sementara bagi dua pelaku begal Rian Konang (23) dan Alfiansyah (23).

Wakapolresta Depok AKBP Arya Perdana menjelaskan, para pelaku beraksi sebanyak dua kali dalam sehari pada Rabu (13/3/2019) kemarin.

Arya menuturkan, kedua pelaku beraksi dua kali pada pukul 01.45 WIB di atas Jalan Layang Universitas Indonesia arah Kelapa Dua, Pondok Cina, dan pukul 02.00 WIB di Jalan Ridwan Rais RT 03/03, Beji, Kota Depok.

Tak berhasil di lokasi pertama, para pelaku malah kena apes ketika beraksi di lokasi kedua.

Tak dapat barang korban incarannya, pelaku Alfiansyah malah tertangkap di lokasi kedua dan diamuń∑ massa hingga menderita sejumlah luka disekujur tubuhnya.

"Pelaku Alfiansyah berhasil ditangkap dan langsung diamankan, sementara pelaku Rian diamankan beberapa jam kemudian," ujar Arya di Mapolresta Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Kamis (14/3/2019).

Gubernur Anies Ingin Jadikan Cagar Buah Condet Agrowisata

Lanjut Arya, kedua pelaku selalu membawa senjata tajam berjenis celurit ketika beraksi.

Bahkan, mereka tak segan membacok korbannya yang tengah melintas sambil mengendarai sepeda motor hingga terjatuh.

"Jadi pelaku ini menyabetkan celurit itu ke korbannya yang tengah melintas, kalau jatuh mereka langsung ambil barangnya. Tapi, di dua lokasi tersebut korbannya tidak terjatuh hingga pelaku melarikan diri dan akhirnya seorang pelaku malah tertangkap," tandasnya.

Arya mengatakan, pelaku diamankan dengan barang bukti berupa satu unit motor yang digunakan ketika beraksi.

Sementara senjata tajam berjenis celurit yang digunakan untuk membacok kedua korbannya, tengah dalam pencarian karena telah dibuang oleh pelaku.

"Celuritnya dibuang sedang kami cari, di lokasi pertama korbannya menderita luka bacok dibagian punggung dan belum melapor. Sementara yang kedua korbannya menderita luka bacok dibagian leher kiri dan sudah melapor," tutur Arya pada wartawan.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved