Pemilu 2019

Cerita di Balik Pelipat Surat Suara Pemilu 2019 di Tangerang, Hanya Dibayar Rp 90 per Kertas

Sekira 200 warga dikerahkan untuk melipat surat suara yang akan digunakan nanti pada 17 April 2019.

Cerita di Balik Pelipat Surat Suara Pemilu 2019 di Tangerang, Hanya Dibayar Rp 90 per Kertas
TribunJakarta.com/EgaAlfreda
Suasana pelipatan surat suara Pemilu 2019 yang dikerjakan sekira 200 orang di GOR Larangan, Kota Tangerang, Kamis (14/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, LARANGAN - Pelipatan surat suara untuk DPR RI Dapil 3 Kota Tangerang sudah mulai dilaksanakan kemarin pada Rabu (13/3/2018) di GOR Larangan.

Sekira 200 warga dikerahkan untuk melipat surat suara yang akan digunakan nanti pada 17 April 2019 secara serentak se-Indonesia.

Ratusan warga yang berasal dari berbagai kecamatan di Kota Tangerang bahkan Jakarta Barat tersebut menyimpan berbagai cerita dan pengalaman yang menarik.

Seperti yang dialami oleh Kusun. Warga Meruya itu jauh-jauh datang dari Jakarta Barat hanya dibayar Rp 90 perak per lembarnya.

"Ini saya dibayar perlembarnya Rp 90 perak doang enggak ada Rp 100 perak lah. Itu kalau kertasnya masih bersih. Ke sini (GOR Larangan) naik gojek aja," jelas Kusun saat ditemui di lokasi, Kamis (14/3/2019).

Kusun (52) warga Meruya, Jakarta Barat (paling kiri) yang menjadi tenaga pelipat surat suara Pemilu 2019 di GOR Larangan, Kota Tangerang, Kamis (14/3/2018).
Kusun (52) warga Meruya, Jakarta Barat (paling kiri) yang menjadi tenaga pelipat surat suara Pemilu 2019 di GOR Larangan, Kota Tangerang, Kamis (14/3/2018). (TribunJakarta.com/EgaAlfreda)

Wanita berumur 52 tahun tersebut mengaku sudah melipat sekira tiga ribu surat suara sejak kemarin dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Walau sudah berumur, ibu dua anak tersebut masih giat dan lincah dalam melipat surat suara bahkan, lipatannya tergolong rapih.

Kusun juga mengaku terpaksa turut serta dalam proses pelipatan karena tuntutan ekonomi lantaran ia hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

"Ya nambah waktu lowong juga sih. Kalau tiap tahun ada mah saya juga mau ikut terus lumayan daripada diem aja di rumah," ucap Kusun sambil tertawa.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved