Pemilu 2019

DPT Pemilu 2019 Kabupaten Bekasi Steril dari WNA

Jajang Wahyudi, mengatakan, pihaknya telah melakukan kordinasi ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk meminta daftar WNA.

DPT Pemilu 2019 Kabupaten Bekasi Steril dari WNA
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
KPU Kabupaten Bekasi melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Jawa Barat di Kantor KPU Kabupaten Bekasi Jalan Rengas Bandung, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Kamis (5/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi menjamin tidak ada Warga Negara Asing (WNA) pemegang Kartu Tanda Kependudukan (KTP) masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudi, mengatakan, pihaknya telah melakukan kordinasi ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk meminta daftar WNA pemegang KTP.

"Kita sudah kordinasi ada 5 WNA yang tercatat memiliki identitas kependudukan atau KTP WNA di Kabupaten Bekasi, " kata Jajang saat dikonfirmasi, Kamis, (14/3/2019).

Setelah menerima data WNA pemegang KTP, pihaknya langsung melakukan penelusuran terhadap DPT Pemilu 2019 di Kabupaten Bekasi.

"Tidak ada WNA masuk DPT setelah kita lakukan penelusuran, DPT ganda kita pastikan juga tidak ada," ungkap Jajang.

Adapun dalam Pemilu 2019 ini, jumlah DPT di Kabupaten Bekasi sebanyak 2.054.617 pemilih. Pihaknya memastikan selama proses penyusunan DPT pihaknya bersama Bawaslu telah melakukan beberapa kali pengecekan agar DPT yang sudah disusun sesuai dengan kondisi ril warga yang memiliki hak suara.

VIDEO Aksi Unboxing Sepeda Motor Terjadi Lagi, Pemilik Honda BeAT Ngamuk Hancurkan Motor di Kaltara

Mimpi Persija Punya Stadion Sendiri yang Dibangun dengan Anggaran Rp 5 Triliun Selangkah Lagi

"Kami bersama Bawaslu kerjakeras dan teliti lakukan beberapa kali kroscek sebelum penetapan DPT," tandasnya.

Berbeda dengan Kabupaten Bekasi, temuan WNA masuk DPT justru terjadi di Kota Bekasi. Dari 109 WNA pemilik KTP, dua diantaranya masuk ke dalam DPT Pemilu 2019 di Kota Bekasi.

Temuan dua WNA yang masuk ke DPT Pemilu 2019 ini langsung dikordinasikan dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi untuk selanjutnya dilakukan pencoretan.

"Kita langsung kordinasi ke Bawaslu untuk lakukan pencoretan, karena sesuai dengan undang-undang 7 tahun 2017 tentang pemilu hanya warga negara Indonesia yang memenuhi syarat pemilih," kata Komisioner KPU Kota Bekasi Pedro Purnama Kalangi beberapa waktu lalu.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved