Drama Kejar-kejaran Begal dengan Polisi, Menghindar Saat Razia Karena Bawa Revolver

Karena curiga, petugas pun langsung tancap gas mengejar Gogon hingga akhirnya berhasil dilumpuhkan.

Drama Kejar-kejaran Begal dengan Polisi, Menghindar Saat Razia Karena Bawa Revolver
Istimewa/dokumentasi Polsek Cisoka.
Gogon dan beberapa barang bukti yang dibawa ke Mapolsek Cisoka, Kamis (14/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, SOLEAR - Apes nasib Gogon yang terciduk membawa senjata api jenis revolver saat melintasi razia oleh kepolisian Sektor Cisoka dini hari pada Rabu (13/3/2019).

Kapolsek Cisoka, AKP Uka Subakti menjelaskan, Gogon diamankan saat memutarbalikkan kendaraannya saat melihat petugas di Jalan Raya Adiyasa Maja, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

"Wilayah tersebut menjadi perlintasan para pelaku kejahatan, sehingga kami rutin menggelar operasi Cipkon. Tersangka tertangkap karena gerak-geriknya mencurigakan," jelas Uka saat dikonfirmasi, Kamis (14/3/2019).

Uka menuturkan, kecurigaan petugas muncul saat Gogon yang melaju dengan sepeda motor Honda Blade Repsol tanpa plat nomor polisi itu tiba-tiba berputar arah untuk menghindari petugas sekira pukul 03.00 WIB.

Karena curiga, petugas pun langsung tancap gas mengejar Gogon hingga akhirnya berhasil dilumpuhkan.

"Saat itu sekitar pukul 03.30 WIB, situasi yang cukup rawan. Tersangka rupanya kaget karena sedang ada operasi kepolisian dan berusaha kabur. Akhirnya berhasil diamankan, meski terjadi dulu aksi kejar-kejaran," cerita Uka.

Uka melanjutkan, saat berhasil dilumpuhkan, petugas menemukan senjata api jenis revolver dan dua pelor aktif yang ia simpan di bawah jok.

Kepada petugas, Gogon mengaku menguasai tanpa izin senjata apu tersebut yang ia gunakan saat melancarkan aksinya untuk menakut-nakuti korban.

Sebab, Gogon ternyata mengaku beberapa kali melakukan aksi kejahatan mencuri kendaraan roda dua di kawasan Kabupaten Tangerang.

Nekat Lukai Korbannya Saat Beraksi, Begal di Depok Mengaku Dendam Lantaran Pernah Jadi Korban Begal

Beraksi Dua Kali Satu Hari, Duet Begal di Kawasan Depok Ini Tak Segan Bacok Korbannya

Begal Bercelana Elmo Ini Beraksi Ketika Mabuk

"Tersangka juga mengakui pernah melakukan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Cisoka, Tigaraksa, Cikupa dan Karawaci. Lalu hasil curiannya dibawa dan dijual di daerah Cibaliung, Pandeglang, Banten," beber Uka.

Atas pengakuan tersangka, pihaknya pun kemudian mengembangkan kasus tersebut untuk menangkap rekan Gogon yang selalu menjadi duetnya saat beraksi.

Kini, pria berusia 30 tahun yang tercatat sebagai warga Pandeglang itu harus mendekam di hotel prodeo Mapolsek Cisoka.

"Tersangka kami jerat pasal berlapis terkait kepemilikan senjata api dan pencurian dengan pemberatan, yaitu Pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Pasal 363 KUHPidana," tegas Uka.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved