Harapan Petugas Kebersihan: Semoga Warga Sadar Harus Buang Sampah di Tempatnya

Di samping mereka, tampak ada gerobak sampah dan empat plastik berwarna hitam berisi sisa makana serta botol minuman.

Harapan Petugas Kebersihan: Semoga Warga Sadar Harus Buang Sampah di Tempatnya
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Dua orang petugas kebersihan sedang berpose dekat gerobak sampah, di kawasan GBK, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Dua orang petugas kebersihan sampah, sedang duduk di atas tanah sambil mengipas-ngipas lehernya menggunakan sobekan kardus.

Di samping mereka, tampak ada gerobak sampah dan empat plastik berwarna hitam berisi sisa makana serta botol minuman.

Adalah Sandra dan Ridho, yang bekerja sejak jam 7 pagi memungut sampah dan menaruhnya di dalam plastik tersebut.

"Kalau lagi ada acara kuliner gini, biasanya sampahnya banyak," kata Sandra, di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019).

Terlihat pengunjung sedang berdiri di depan gerai makanan pada acara Go-Food Festival, di Pintu 5 Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019).
Terlihat pengunjung sedang berdiri di depan gerai makanan pada acara Go-Food Festival, di Pintu 5 Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Menurut Sandra, dia kerap melihat para pengunjung acara yang enggan membuang sampah pada tempatnya.

Padahal, lanjut Sandra, sudah disediakan tempat sampah yang berada di dekat mereka.

"Kadang mereka (pengunjung) pada buang sembarang aja gitu, kadang juga ditinggalin sisa makan dan minumnya di atas meja," ujar Sandra yang memakai masker.

Karena itu, meski Sandra petugas kebersihan, dia menyatakan bahwa perlu juga adanya kesadaran masyarakat guna membuang sampah pada tempatnya.

"Semoga orang-orang pada sadar ya kalau buang sampah pada tempatnya, biar kitanya juga ngga lama kerjanya, nyari sampah di balik semak dan mungutin sampah di mana-mana kan jadi lama," keluh Sandra yang sudah bekerja tiga bulan menjadi petugas kebersihan.

Sementara itu, Sandra dan Ridho mengaku bahwa mereka hanya bekerja kalau ada acara tertentu saja.

"Kalau ngga ada acara, ya kami nganggur, kalau ada acara lagi, kami di-calling buat kerja lagi," kata Ridho.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved