Pemkot Jakarta Barat Targetkan Tahun 2020 Seluruh Siswa Bakal Tes Urine Serentak

Eldi mengatakan usulan para guru agar seluruh siswa menjalani tes urine rutin akan ditindaklanjuti pihaknya.

Pemkot Jakarta Barat Targetkan Tahun 2020 Seluruh Siswa Bakal Tes Urine Serentak
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Sekretaris Kota Jakarta Barat, Eldi Andi dan Kasudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat, Uripasih. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM‎, KEMBANGAN - Pemkot Jakarta Barat menargetkan pada tahun 2020 mendatang seluruh siswa di Jakarta Barat dapat menjalani tes urine secara serempak.

Hal itu disampaikan Sekretaris Kota Jakarta Barat Eldi Andi menanggapi usulan guru yang meminta adanya tes urine rutin terhadap seluruh pelajar.

Keinginan itu berangkat dari sudah masuknya narkoba ke kalangan pelajar.

Tak sedikit pula pelajar yang menggunakan narkoba dan berujung terlibat kejahatan‎.

"Karena untuk pemberantasan narkoba ini perlu ditindalkanuti dengan sarana prasarana yang ada. Seperti di sekolah, salah satu guru manyarankan harus ada alat untuk mengetahui siswa terlibat narkoba apa tidak, ini kan perlu keseriusan,"ujar Eldi saat FORKOPIMPO bertema mencegah anak terlibat kejahatan di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kamis (14/3/2019).

Eldi mengatakan usulan para guru agar seluruh siswa menjalani tes urine rutin akan ditindaklanjuti pihaknya.

"Silahkan koordinasi di tingkat kota mengadakan (usulan tersebut) dalam anggaran 2020," kata Eldi.

Pertanda Pembangunan Jakarta International Soccer Stadium: Anies Baswedan Lakukan Kick Off

Selain di Binjai, Densus 88 Tangkap Seorang Pria Terduga Teroris di Tapteng

Peletakan Batu Pertama Jakarta International Soccer Stadium di Stadion BMW Dilaksanakan Hari ini

Kendati tes urine serempak baru akan terlaksana pada tahun depan, Eldi menyebut saat ini pihaknya sedikit demi sedikit telah telah melakukan tes ‎urine ke beberapa sekolah.

"Sekarang sudah ada tes urine, tapi untuk jangka panjang ini perlu persiapan dan penganggaran. Mudah-mudahan di tingkat Provinsi ini bisa ditindaklanjuti," kata Eldi.

Kasudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat, Uripasih mengatakan salah satu upaya yang dilakukan pihaknya ‎untuk mencegah anak terlibat kejahatan yakni dengan menggencarkan kegiatan jam belajar masyarakat (JBM) pada Pukul 18.00-21.00 WIB.

"Jadi JBM terus kita gencarkan, disana anak bisa belajar maupun mengaji dan mengisi kegiatan yang positif, bisa di rumah maupun di masjid dan di lingkungannya," kata Uripasih.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved